close

Pembangunan Jembatan Penyeberangan Muna-Buton Dimulai 2019

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Rencana pembangunan jembatan penyeberangan Muna-Buton yang sempat tertunda cukup lama, akhirnya mulai dikerjakan di tahun 2019. Pemerintah pusat menyetujui anggaran pembangunan tersebut sebesar Rp1 Triliun.

“Jembatan yang panjangnya sekitar 1000 meter itu pantas diprioritaskan karena nantinya menjadi urat nadi perekonomian masyarakat kabupaten Muna dan Kabupaten Buton,” Gubernur Sultra H Ali Mazi wartawan di Kendari, Rabu (19/12).

Ali mengatakan, bahwa ia sudah memprogramkan pembangunan jembatan itu saat menjadi Gubernur Sultra 15 tahun yang lalu. Namun, tidak segera terwujud saat itu karena kendala anggaran.

Kini anggaran pembangunan jembatan itu sudah disetujui Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).


“Besar anggarannya mencapai Rp1 Triliun.” terangnya.

Jika pembangunan jembatan itu selesai, sejumlah wakil rakyat di DPRD Sultra menilai potensi sumber daya alam daerah kabupaten Muna dan Buton akan lebih mudah dipasarkan ke Kendari dan kota kota besar lainnya di Jawa.

Potensi kedua daerah itu selain hasil pertanian, perkebunan dan kelautan juga pariwisata. Jika hal itu terwujud, berarti Sultra berpeluang meraih prestasi besar, yaitu mengangkat keterbelakangan dan pengentasan kemiskinan.

“Karena menyadari potensinya yang besar di sektor perkebunan, pertanian, pariwisata dan kelautan itu saya memperjuangkan anggaran jembatan tersebut di pusat dan syukur alhamdulilah disetujui,” pungkasnya. (AH/SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi