Korps Indonesia Dorong Prabowo Capres 2019

MAKASSAR – Sukarelawan Korps Indonesia mendorong Prabowo Subianto untuk maju kembali pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019.

“Karena ada kesamaan misi dan tujuan memperbaiki bangsa ini, Korps Indonesia mendorong penuh Pak Prabowo untuk kembali sebagai calon presiden,” kata Panglima Korps Indonesia Nunung Desniar saat temu media di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/7).

Menurut dia, saat pradeklarasi Korps Indonesia, terbentuknya organisasi ini berawal dari banyaknya masalah yang membelit bangsa ini sehingga salah satu figur yang dianggap layak didukung adalah Prabowo.

Selain itu, pengurus yang berasal dari berbagai kalangan, baik profesi, aktivis, politikus, maupun masyarakat biasa, mengharapkan Indonesia dapat lebih sejahtera pada masa depan.

“Korps Indonesia adalah inisiasi dari timur Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan dan harapannya akan ada di seluruh Indonesia,” kata kader Partai Gerindra itu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Korps Indonesia Aiman Adnan mengutarakan bahwa Prabowo belum mengetahui gerakan itu, bahkan Partai Gerindra di Sulsel, sebab ini adalah inisiasi dari sejumlah pemerhati bangsa di Sulsel.

“Kami berharap ini menjadi kejutan bagi Pak Prabowo karena ada gerakan yang siap mendukungnya. Pada bulan Agustus mendatang, kami akan deklarasi dengan rangkaian kegiatan, antara lain, jalan sehat. Mudah-mudahan Pak Prabowo hadir sebab kami juga undang,” katanya.

Saat ditanya mengapa mau mendukung Prabowo sebagai capres, padahal banyak figur lain, dia mengatakan bahwa pihaknya punya banyak kesamaan dengan program Ketua Umum Partai Gerindra itu.

“Tujuan dan program kami banyak kesamaan demi menyelamatkan Indonesia dari berbagai masalah, selamatkan Indonesia bergerak dari timur, itulah tagline kami,” tambahnya.

Kendati diketahui pengurus yang terbentuk ini masih berada di wilayah Makassar, lanjut Ketua Sapma Pemuda Pancasila Makassar itu, dalam waktu dekat pengurus di 24 Kabupaten/Kota dan Provinsi segera terbentuk.

“Di sini tidak ada dari partai mana, organisasi apa, maupun elemen dari mana, semua satu tujuan memperbaiki dan menyelamatkan negara ini,” kata Aiman. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Terima Kasih Ahok!

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.