Darurat Masjid TIM Sampai Kapan?

0
15

Jakarta, Seruji.com– Kabar menyedihkan datang dari Taman Ismail Marzuki (TIM). Masjid kebanggaan para seniman Jakarta yang dirobohkan oleh Pemprov DKI pada 2014 ternyata sampai saat ini belum dibangun kembali.

Kenyataan ini seperti mengonfirmasi kekhawatiran para pengurus lama terhadap keputusan perobohan masjid. Kenapa? Kepastian membangun belum ada, masjid sudah dirubuhkan. Padahal masjid menjadi sebuah kebutuhan bagi umat muslim yang berkunjung ke TIM untuk bisa shalat.

Saat ini TIM telah menjadi tempat tujuan wisata bagi masyarakat Jakarta, sehingga harus menyediakan sarana tempat ibadah yang layak.

Menurut pengurus,, pada awalnya masjid yang diberinama Masjid Amir Hamzah dikelola oleh manajemen TIM di bawah Pemprov DKI. Pada waktu itu terdapat unit organisasi yang salah satu tugasnya mengurusi masjid.

Namun,setelah terjadinya reorganisasi dan pengecilan struktur, Masjid TIM dikelola oleh pengurus masjid secara mandiri dan sukarela. Pendanaan masjid TIM saat ini mandiri, yaitu berasal dari kotak amal para jamaah yang shalat.  Pemerintah Provinsi hanya membantu menyediakan listrik dan air.

Setelah masjid dirubuhkan, dibangunlah masjid darurat yang berukuran sekitar 10×20 meter yang berada di basemen parkir Taman Ismail Marzuki, di bawah Teater Kecil. Kondisi ini jelas kurang layak sebagai tempat shalat lima waktu dan shalat Jumat. Apalagi untuk menuju ke masjid ini, terdapat tangga turun melingkar yang tidak mungkin digunakan oleh kaum difabel. Dua buah fasilitas wudhu disediakan bagi jamaah laki-laki dan perempuan yang bisa dimanfaatkan bersamaan oleh sekitar 15 orang.

Masjid asli TIM cukup bersejarah karena menjadi saksi dinamika religiositas para seniman TIM. Menurut pengurus, dalam catatannya terdapat dua orang seniman besar Indonesia yang terkait erat dengan Masjid TIM yang lama. Seorang WS Rendra menjadi mualaf dan Sutarji Cholzoum Bachri menjadi religius berkat interaksi mereka di Masjid TIM yang lama tersebut.

Ditambahkan, dahulu satu demi satu ustadz mendakwahkan Islam di Masjid TIM. Namun banyak pula yang tidak tahan karena terjadi perdebatan antara mereka dengan para jamaah yang kebanyakan merupakan seniman. Namun, terdapat seorang ustadz ndableg yang bertahan serta mampu meyakinkan jamaahnya akan wawasan Islam yang disampaikannya.

Pengurus tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya telah terdapat maket Masjid dan rencananya akan dibangun bersamaan dengan rencana pembangunan sisa gedung TIM yang lainnya. Namun, sampai sekarang pembangunan gedung TIM berhenti dan belum ada tanda-tanda akan dibangun. Masjid darurat yang ada sekarang sangat tidak layak untuk sebuah Masjid di kawasanTIM.

Dalam sidang perdana kasus dugaan penistaan agama, Ahok mengatakan bahwa Pemerintahannya telah membangun beberapa masjid di Jakarta. Namun, melihat kondisi Masjid TIM yang ada sangatlah ironis karena masih dalam keadaan darurat. Padahal, menurut pengurus Masjid, kalau saja diberikan izin lokasi, masyarakat bersedia untuk menggalang dana bagi pembangunannya. Banyak alumni TIM yang telah sukses di berbagai bidang seni, seperti Almarhum Khairul Umam, sutradara yang pernah menjadi pengurus Masjid TIM.

Sungguh ironis, kawasan kesenian semegah TIM tidak memiliki masjid yang representatif. Sedangkan, Pemprov DKI memiliki anggaran sangat besar yang tak terserap seluruhnya. Sampai kapankah Masjid TIM terus dibiarkan dalam kondisi darurat.  (NA)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

hm prasetyo

Jaksa Agung: Tersangka Korupsi Tidak Bisa Berbohong Karena Alasan Sakit

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jaksa Agung HM Prasetyo mengingatkan para tersangka atau terdakwa korupsi tidak bisa lagi membohongi pemeriksaan karena sakit mengingat akan dicek oleh...

Setelah Dipasang Ring Jantung, Dokter Pastikan Setya Novanto Bisa Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dokter, yang menangani tersangka Setya Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, memperkirakan Ketua DPR tersebut bisa diperiksa Komisi Pemberantasan...
PCC

Pabrik Yang Digerebek Polisi Ini Produksi Ratusan Ribu Pil PCC per Malam

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Pabrik Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mampu menghasilkan ratusan ribu butir PCC dalam semalam, kata Wakil...
Sidharto Danusubroto

Sikapi Nobar Film G30S/PKI, Wantimpres: Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Ribut Soal PKI

JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidharto Danusubroto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk dapat memprioritaskan pembangunan nasional bersama daripada meributkan masalah terkait G30S/PKI. "Ada film ini,...
PCC

Flash: Bareskrim Menggerebek Ruko Yang Berfungsi Sebagai Pabrik PCC

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang memproduksi pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol)...
gatot nurmatyo

Panglima TNI: Pemutaran Film G30S/PKI Penting untuk Generasi Muda

KARANGANYAR - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan pemutaran film Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) bertujuan agar diketahui oleh generasi...