Darurat Masjid TIM Sampai Kapan?

0
21

Jakarta, Seruji.com– Kabar menyedihkan datang dari Taman Ismail Marzuki (TIM). Masjid kebanggaan para seniman Jakarta yang dirobohkan oleh Pemprov DKI pada 2014 ternyata sampai saat ini belum dibangun kembali.

Kenyataan ini seperti mengonfirmasi kekhawatiran para pengurus lama terhadap keputusan perobohan masjid. Kenapa? Kepastian membangun belum ada, masjid sudah dirubuhkan. Padahal masjid menjadi sebuah kebutuhan bagi umat muslim yang berkunjung ke TIM untuk bisa shalat.

Saat ini TIM telah menjadi tempat tujuan wisata bagi masyarakat Jakarta, sehingga harus menyediakan sarana tempat ibadah yang layak.

Menurut pengurus,, pada awalnya masjid yang diberinama Masjid Amir Hamzah dikelola oleh manajemen TIM di bawah Pemprov DKI. Pada waktu itu terdapat unit organisasi yang salah satu tugasnya mengurusi masjid.

Namun,setelah terjadinya reorganisasi dan pengecilan struktur, Masjid TIM dikelola oleh pengurus masjid secara mandiri dan sukarela. Pendanaan masjid TIM saat ini mandiri, yaitu berasal dari kotak amal para jamaah yang shalat.  Pemerintah Provinsi hanya membantu menyediakan listrik dan air.

Setelah masjid dirubuhkan, dibangunlah masjid darurat yang berukuran sekitar 10×20 meter yang berada di basemen parkir Taman Ismail Marzuki, di bawah Teater Kecil. Kondisi ini jelas kurang layak sebagai tempat shalat lima waktu dan shalat Jumat. Apalagi untuk menuju ke masjid ini, terdapat tangga turun melingkar yang tidak mungkin digunakan oleh kaum difabel. Dua buah fasilitas wudhu disediakan bagi jamaah laki-laki dan perempuan yang bisa dimanfaatkan bersamaan oleh sekitar 15 orang.

Masjid asli TIM cukup bersejarah karena menjadi saksi dinamika religiositas para seniman TIM. Menurut pengurus, dalam catatannya terdapat dua orang seniman besar Indonesia yang terkait erat dengan Masjid TIM yang lama. Seorang WS Rendra menjadi mualaf dan Sutarji Cholzoum Bachri menjadi religius berkat interaksi mereka di Masjid TIM yang lama tersebut.

Ditambahkan, dahulu satu demi satu ustadz mendakwahkan Islam di Masjid TIM. Namun banyak pula yang tidak tahan karena terjadi perdebatan antara mereka dengan para jamaah yang kebanyakan merupakan seniman. Namun, terdapat seorang ustadz ndableg yang bertahan serta mampu meyakinkan jamaahnya akan wawasan Islam yang disampaikannya.

Pengurus tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya telah terdapat maket Masjid dan rencananya akan dibangun bersamaan dengan rencana pembangunan sisa gedung TIM yang lainnya. Namun, sampai sekarang pembangunan gedung TIM berhenti dan belum ada tanda-tanda akan dibangun. Masjid darurat yang ada sekarang sangat tidak layak untuk sebuah Masjid di kawasanTIM.

Dalam sidang perdana kasus dugaan penistaan agama, Ahok mengatakan bahwa Pemerintahannya telah membangun beberapa masjid di Jakarta. Namun, melihat kondisi Masjid TIM yang ada sangatlah ironis karena masih dalam keadaan darurat. Padahal, menurut pengurus Masjid, kalau saja diberikan izin lokasi, masyarakat bersedia untuk menggalang dana bagi pembangunannya. Banyak alumni TIM yang telah sukses di berbagai bidang seni, seperti Almarhum Khairul Umam, sutradara yang pernah menjadi pengurus Masjid TIM.

Sungguh ironis, kawasan kesenian semegah TIM tidak memiliki masjid yang representatif. Sedangkan, Pemprov DKI memiliki anggaran sangat besar yang tak terserap seluruhnya. Sampai kapankah Masjid TIM terus dibiarkan dalam kondisi darurat.  (NA)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...