Darurat Masjid TIM Sampai Kapan?

0
30

Jakarta, Seruji.com– Kabar menyedihkan datang dari Taman Ismail Marzuki (TIM). Masjid kebanggaan para seniman Jakarta yang dirobohkan oleh Pemprov DKI pada 2014 ternyata sampai saat ini belum dibangun kembali.

Kenyataan ini seperti mengonfirmasi kekhawatiran para pengurus lama terhadap keputusan perobohan masjid. Kenapa? Kepastian membangun belum ada, masjid sudah dirubuhkan. Padahal masjid menjadi sebuah kebutuhan bagi umat muslim yang berkunjung ke TIM untuk bisa shalat.

Saat ini TIM telah menjadi tempat tujuan wisata bagi masyarakat Jakarta, sehingga harus menyediakan sarana tempat ibadah yang layak.

Menurut pengurus,, pada awalnya masjid yang diberinama Masjid Amir Hamzah dikelola oleh manajemen TIM di bawah Pemprov DKI. Pada waktu itu terdapat unit organisasi yang salah satu tugasnya mengurusi masjid.

Namun,setelah terjadinya reorganisasi dan pengecilan struktur, Masjid TIM dikelola oleh pengurus masjid secara mandiri dan sukarela. Pendanaan masjid TIM saat ini mandiri, yaitu berasal dari kotak amal para jamaah yang shalat.  Pemerintah Provinsi hanya membantu menyediakan listrik dan air.

Setelah masjid dirubuhkan, dibangunlah masjid darurat yang berukuran sekitar 10×20 meter yang berada di basemen parkir Taman Ismail Marzuki, di bawah Teater Kecil. Kondisi ini jelas kurang layak sebagai tempat shalat lima waktu dan shalat Jumat. Apalagi untuk menuju ke masjid ini, terdapat tangga turun melingkar yang tidak mungkin digunakan oleh kaum difabel. Dua buah fasilitas wudhu disediakan bagi jamaah laki-laki dan perempuan yang bisa dimanfaatkan bersamaan oleh sekitar 15 orang.

Masjid asli TIM cukup bersejarah karena menjadi saksi dinamika religiositas para seniman TIM. Menurut pengurus, dalam catatannya terdapat dua orang seniman besar Indonesia yang terkait erat dengan Masjid TIM yang lama. Seorang WS Rendra menjadi mualaf dan Sutarji Cholzoum Bachri menjadi religius berkat interaksi mereka di Masjid TIM yang lama tersebut.

Ditambahkan, dahulu satu demi satu ustadz mendakwahkan Islam di Masjid TIM. Namun banyak pula yang tidak tahan karena terjadi perdebatan antara mereka dengan para jamaah yang kebanyakan merupakan seniman. Namun, terdapat seorang ustadz ndableg yang bertahan serta mampu meyakinkan jamaahnya akan wawasan Islam yang disampaikannya.

Pengurus tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya telah terdapat maket Masjid dan rencananya akan dibangun bersamaan dengan rencana pembangunan sisa gedung TIM yang lainnya. Namun, sampai sekarang pembangunan gedung TIM berhenti dan belum ada tanda-tanda akan dibangun. Masjid darurat yang ada sekarang sangat tidak layak untuk sebuah Masjid di kawasanTIM.

Dalam sidang perdana kasus dugaan penistaan agama, Ahok mengatakan bahwa Pemerintahannya telah membangun beberapa masjid di Jakarta. Namun, melihat kondisi Masjid TIM yang ada sangatlah ironis karena masih dalam keadaan darurat. Padahal, menurut pengurus Masjid, kalau saja diberikan izin lokasi, masyarakat bersedia untuk menggalang dana bagi pembangunannya. Banyak alumni TIM yang telah sukses di berbagai bidang seni, seperti Almarhum Khairul Umam, sutradara yang pernah menjadi pengurus Masjid TIM.

Sungguh ironis, kawasan kesenian semegah TIM tidak memiliki masjid yang representatif. Sedangkan, Pemprov DKI memiliki anggaran sangat besar yang tak terserap seluruhnya. Sampai kapankah Masjid TIM terus dibiarkan dalam kondisi darurat.  (NA)

Komentar

BACA JUGA
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
novel baswedan

Fadli Zon Berharap Kasus Penyerangan Terhadap Novel Diusut Tuntas

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap kasus penyerangan terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan segera diusut hingga tuntas. "Siapa pun yang melakukan tindak...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...