“Baduy Untuk Indonesia” Mewarnai Sebuah TPS di Banten

SERPONG – Ada yang Unik di tempat pemungutan suara (TPS) 14 di perumahan Graha Raya cluster Cornelia Residence Pondok Jagung 1, kelurahan Pondok Jagung Timur, kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten. TPS tersebut dihias dan dibentuk menyerupai suasana perkampungan suku Baduy, Banten. Sementara seluruh anggota KPPS menggunakan atribut atau pakaian adat suku Baduy lengkap.

“Sengaja kita mengambil tema ‘Baduy Untuk Indonesia’. Karena kita ingin mengangkat kearifan dan kebudayaan lokal,” ungkap Syarifudin, ketua RT 005 RW 002 saat ditemui CJ SERUJI, Rabu (15/2) pagi tadi.

Lebih lanjut Syarifudin menjelaskan bahwa kegiatan ini juga untuk mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya warga Banten, bahwa Indonesia memiliki suku Baduy dengan segala keunikan tradisinya, yang tidak kalah dengan suku-suku lainnya yang ada di Indonesia.

“Selain itu, dengan tema tersebut diharapkan bagi generasi muda Banten harus bangga karena memiliki kekayaan berupa suku asli Banten, yaitu suku Baduy, suku yang hidupnya sangat dekat dengan alam”, tambahnya.

Sudah menjadi kebiasaan warga di perumahan tersebut jika ada pemilu (Pilkada, Pileg dan Pilpres), maka untuk menarik perhatian warga untuk datang ke TPS, pengurus RT setempat selalu membuat sesuatu yang unik. Kali ini dalam pemilu gubernur Banten, 15 Februari 2017, pengurus RT 005 RW 02 mengambil tema “Baduy Untuk Indonesia”.

Pada pemilihan Gubernur Banten kali ini, TPS 14 memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 227 orang. Pemilih akan menggunakan hak pilihnya guna memilih salah satu dari 2 pasangan calon gubernur Banten 2017, yaitu pasangan nomor 1 Wahidin Halim dan Andika Hazrumy, serta pasangan nomor 2 Rano Karno dan Embay Mulya Syarif.

CITIZEN JURNALIS (CJ): Jarot Sumarjono
EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close