Wagub Bali Imbau Pengungsi Tidak Termakan Isu Tidak Benar

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengimbau para pengungsi yang terkait siaga darurat Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, supaya tetap tenang dan jangan termakan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai termakan informasi atau isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait dengan penanganan maupun bencana Gunung Agung ini. Pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat sudah ‘all out’ untuk menangani pengungsi, segala keperluan sudah pasti akan diperhatikan,” kata Sudikerta saat mengunjungi lokasi pengungsian di Gedung Serbaguna Senkom Mitra Polri, di Denpasar, Selasa malam (26/9).

Menurut dia, banyaknya pengungsi terkait bencana Gunung Agung yang tidak melaporkan kepada pos komando induk membuat pemerintah cukup kesulitan dalam melakukan pendataan serta pendistibusian kebutuhan masyarakat.

“Untuk itu, kami harapkan partisipasi semua pihak agar melaporkan jika terdapat posko pengungsian yang belum terdata maupun memperoleh pasokan logistik,” ucapnya.

Kunjungan Sudikerta ke lokasi pengungsian tersebut sekaligus untuk memastikan ketersediaan logistik serta mendata pengungsi agar tidak ada pengungsi yang sampai tidak memperoleh bantuan. Tak hanya itu, kehadiran orang nomor dua di Pemprov Bali tersebut juga untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para pengungsi.

“Masyarakat pastinya akan cukup lama berada di sini (tempat pengungsian-red) karena status Gunung Agung saat ini pada level Awas. Demi keselamatan, masyarakat yang berada di radius bahaya supaya mengungsi ke tempat yang aman,” ujarnya.

Di samping itu, Sudikerta juga mengingatkan petugas posko agar melaporkan segala keperluan yang dibutuhkan termasuk juga untuk kesehatan para pengungsi.

“Masalah kesehatan sangat penting kalau berada di pengungsian, pola makan juga harus tetap dijaga. Untuk itu, petugas di sini untuk selalu melaporkan kepada pos komando penanganan bencana agar bisa segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Sudikerta dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Selasa (26/9) menyatakan warga Kabupaten Karangasem yang telah mengungsi terkait ancaman erupsi Gunung Agung mencapai sekitar 75.673 jiwa yang tersebar di 377 titik pengungsian di sembilan kabupaten/kota di Bali. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER