Lapangan Udara Shayrat Jadi Sasaran Rudal Tomahawk Amerika

WASHINGTON – Setelah pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan menyerang Suriah, militer Amerika langsung memborbardir negeri yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad.

Serangan militer Amerika dilakukan sekitar pukul 08:45 waktu setempat atau Jumat 08.45 pagi WIB, ke lokasi yang disebut militer sebagai serangan udara terukur dan tersasar. Sasaran tersebut adalah pangkalan udara Shayrat di kota Homs, Suriah, lokasi yang digunakan militer suriah untuk meluncurkan senjata kimia pada Selasa lalu, sebagaimana dikutip Reuters.

Puluhan  rudal Tomahawk diluncurkan dari dua kapal perang Angkatan Laut AS, USS Porter dan USS Ross di Laut Mediterania timur  dengan membidik berbagai target, mulai landasan, pesawat tempur, sampai stasiun pengisian bahan bakar pesawat.

Trump memerintahkan serangan rudal ini sehari setelah dia menuduh Assad ada di balik serangan senjata kimia pada Selasa 4 April lalu yang menewaskan paling sedikit 70 orang, sebagian besar anak-anak, di kota Khan Sheikhoun.

“Malam ini saya memerintahkan serangan militer ke pangkalan udara di Suriah yang menjadi asal serangan kimia diluncurkan. Serangan ini demi kepentingan keamanan nasional vital Amerika Serikat dalam mencegah dan menghalau penyebaran dan penggunaan senjata kimia berbahaya,” kata Trump.

Sementara itu pemerintah Suriah mengecam serangan yang dilakukan Amerika terhadap instalasi militer negaranya.

Gubernur Provinsi Homs, Suriah, Talal Barazi menyebut serangan peluru kendali Amerika Serikat ke pangkalan udara Suriah ditujukan untuk keuntungan kelompok-kelompok teroris bersenjata dan ISIS.

“Serangan AS yang membidik posisi militer di Suriah dan khususnya Homs adalah demi melayani tujuan terorisme di Suriah dan tujuan jangka panjang Israel,” kecam Barazi sebagaimana dikutip Reuters.

EDITOR: Harun S

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER