SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Aparatur Sipil Negera (ASN) di Jatim semakin menurun jumlahnya dalam 4 tahun belakangan. Gubernur Jatim Soekarwo telah melepas jabatan ASN Jatim, Senin (19/2).
“Kami mengundang 250 orang peserta pensiun. Ini sebagian saja dari jumlah pegawai ASN yang pensiun di 2018, yakni sekitar 2202 orang. Dan selama empat tahun ini jumlah ASN Pemprov terus menurun,” kata Soekarwo.
Pemprov Jatim akui memiliki jumlah ASN minim berdasarkan moratorium ASN sejumlah 19 ribu orang. Padahal kebutuhan Pemprov Jatim sekitar 30 ribu orang.
“Pemprov pun harus melakukan inovasi untuk menutup kekurangan tersebut,” lanjut Soekarwo.
Setelah pensiun, para mantan ASN kedepannya akan difasilitasi oleh Sekdaprov Jatim dengan pembentukkan koperasi. Agar komunkasi yang telah terjalin antar ASN selama menjabat kemarin tetap berlanjut.
“Saya minta Pak Sekda itu di kantor gubernur ada koperasi biar ada komunikasi. Kan mereka 35 tahun bersama setelah itu sulit sekali bertemu,” jelasnya.
Selain membentuk koperasi untuk menyambung komunikasi dan silatarahim para mantan ASN, nantinya pemprov juga memberi pelatihan untuk pengembangan keterampilan wirausaha mandiri dan pengembangan ternak.
“Pemprov juga menyiapkan pelatihan terhadap mereka. Seperti memelihara lele, membuat serundeng dan kursus produksi sambel pecel. Keterampilan tersebut diberikan bukan untuk menyiapkan mereka berwirausaha, melainkan lebih kepada membunuh waktu agar tidak jenuh,” pungkasnya.
