MILAN, SERUJI.CO.ID – Inter Milan menghindari rekor laju pertandingan tanpa kemenangan terpanjang klub di Liga Italia pada Ahad (11/2), ketika gol mengejutkan dari pemain remaja Yann Karamoh membawa mereka menang 2-1 atas Bologna, yang menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.
Inter gagal menang pada delapan pertandingan terakhir mereka di liga, ditambah dua pertandingan lagi di Piala Italia, sejak menghancurkan Chievo dengan skor 5-0 pada 3 Desember, dan lima pertandingan mereka sebelumnya di Liga Italia berakhir imbang 1-1.
Kemenangan ini membawa Inter menduduki peringkat ketiga meski terdapat selisih 14 poin antara mereka dan Juventus di atas mereka yang mengoleksi 62 poin. Napoli memimpin klasemen dengan 63 poin setelah menang 4-1 atas Lazio pada Sabtu (10/2).
Eden memberikan start sempurna bagi Inter di San Siro dengan memaksimalkan operan Marcelo Brozovic pada menit kedua. Namun, seperti yang sering terjadi tahun ini, mereka melakukan kesalahan yang merugikan diri sendiri.
Bek Inter Miranda gagal menyapu bola dengan sempurna dan membuat Rodrigo Palacio dapat menyusup dan mencetak gol penyama kedudukan ke gawang bekas klubnya pada menit ke-25.
Inter menyia-nyiakan dua peluang bagus setelah turun minum dan rasa frustrasi mereka terlihat ketika Brozovic ditarik keluar lapangan, yang disambut dengan cemoohan penonton San Siro untuk kemudian dibalas dengan bertepuk tangan secara sarkas oleh sang pemain.
Namun, suasana hati mereka benar-benar berubah berkat pemain 19 tahun Karamoh, yang memainkan operan satu-dua dengan Rafinho, melewati dua pemain bertahan dan melepaskan tembakan dari jarak 25 meter melewati Miranda pada menit ke-63.
Ini merupakan gol pertama pemain Prancis tersebut di Liga Italia, menyusul peminjamannya dari Caen pada Agustus.
Pemain bertahan Bologna Ibrahima Mbaye diusir keluar lapangan setelah mendapatkan dua kartu kuning dalam rentang waktu empat menit, meski demikian tim tamu masih mampu mengancam Inter dan memiliki permohonan penalti yang ditolak setelah wasit meninjau ulang insiden menggunakan VAR.
Wasit juga menggunakan VAR untuk mengusir keluar Adam Masina untuk pelanggaran kerasnya pada fase akhir pertandingan. (Ant/SU03)
