JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebuah surat berkop Laskar Pembela Islam (LPI) beredar di sosial media yang berisi tanggapan atas keberatan PCNU Kabupaten Garut atas kehadiran ustadz Bachtiar Nasir dan KH Ahmad Shabri Lubis sebagai penceramah dalam acara Tabligh Akhbar yang rencananya diadakan di masjid Agung Garut pada Sabtu (11/11) mendatang.
Dalam surat yang ditandatangani oleh wakil LPI Cirebon, Al-Faqir Obby bin Affandi tersebut dinyatakan bahwa apa yang dilakukan PCNU melanggar konstitusi.
“Setelah membaca, menelaah dan mengkaji surat tersebut, kami dapati pelanggaran terhadap pasal 29 (2) UUD 194 (UUD 1945 -red) dan pasal 22 UU HAM di dalamnya,” bunyi pernyataan dalam surat tertanggal 6 November 2017, yang diterima SERUJI hari ini, Selasa (7/11).

Dalam surat tersebut LPI juga menyatakan akan mengawal acara Tabligh Akhbar yang akan dihadiri oleh dua ulama yang ditolak oleh PCNU kabupaten Garut tersebut.
Sebagaimana diketahui sebelumnya juga telah beredar surat dari PCNU Garut yang menolak kehadiran ustadz Bachtiar Nasir dan KH Shabari Lubis sebagai penceramah dalam acara Tabligh Akhbar yang rencananya diadakan di masjid Agung Garut pada 6 November mendatang. (ARif R/Hrn)
