JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Besok, Sabtu (4/11) tepat satu tahun aksi Bela Islam 411 digulirkan di Jakarta sebagai respon atas lambatnya penanganan terhadap kasus penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta masa itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Dalam rangka memperingati satu tahun aksi 411, berbagai elemen ormas Islam seperti GNPF Ulama, Alumni 211, Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS), FPI, FUI dan lainnya, akan memperingatinya di masjid Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/11) besok.
Peringatan akan dimulai dengan sholat Subuh berjamaah dan diikuti dengan diskusi tentang pemikiran politik Islam dan perkembangan pergerakan Islam.
“Ya, betul besok. Gubernur Anies Baswedan juga diundang dan akan jadi pembicara,” kata Tim Advokasi GNPF Ulama Kapitra Ampera kepada SERUJI, Jumat (3/11) malam.
Diungkapkan juga oleh Kapitra bahwa selain Gubernur Jakarta, juga akan hadir Prof Amien Rais yang akan jadi pembicara diskusi, serta Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath.
“Insya Allah, Habib Rizieq (Imam Besar FPI -red) juga akan live streaming dari Arab Saudi,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, pada 4 November 2016 jutaan ummat Islam berkumpul di Jakarta melakukan aksi yang diberi nama Aksi Bela Islam yang dikoordinir oleh GNPF Ulama (masa itu GNPF MUI). Aksi itu dilakukan sebagai respon atas lambatnya penanganan perkara penistaan agama Islam yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Aksi yang disingkat 411 tidak hanya dihadiri muslim di Jakarta dan sekitarnya tapi juga dari seluruh Indonesia. (ARiF R/Hrn)

411