JAKARTA – Drone atau pesawat tanpa awak Medium Altitude Long Endurance (MALE) nasional yang dikembangkan oleh Indonesia memiliki ketahanan terbang hingga 24 jam dengan jangkauan jelajah operasi 5.000 km tanpa henti.
“MALE dapat digunakan pada ketinggian di atas 10 ribu kaki hingga 30 ribu kaki, pesawat tanpa awak ini didesain dapat terbang 24 jam tanpa henti,” kata Program Manager Pesawat Terbang Tanpa Awak PT. Dirgantara Indonesia Bona P. Fitrikananda di Jakarta, Senin (21/8).
Pesawat ini nantinya akan dilengkapi sistem pilot sesuai misi masing-masing, misalnya pesawat ini memiliki misi pemantauan maka akan dilengkapi dengan kamera elektro optikal infra merah.
Kebutuhan awal pesawat ini adalah misi intelijen, pengawasan dan pengintaian dan akan dilanjutkan dengan kebutuhan pertahanan dengan misi tempur bersenjata.
“Pesawat ini diharapkan dapat disenjatai sehingga dapat melakukan penindakan awal, sehingga pesawat ini dapat menunaikan misi yang ditetapkan oleh pengguna yaitu TNI AU. Tentu saja pengembangannya ini akan dilakukan secara bertahap,” kata dia.
