Soal Senjata Berat di Soetta, Polisi Akui Milik Brimob Setelah Sempat Membantah

85
3372
Senjata berat polri
Proses penurunan senjata berat peluncur granat milik Polri yang beredar di aplikasi pesan dan sosial media.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sepanjang siang hingga sore ini beredar broadcast di aplikasi kirim pesan juga sosial media yang menginformasikan masuknya ratusan senjata berat dan ribuan amunisi di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pada Jumat (29/9) tengah malam.

Dikatakan dalam pesan yang dibroadcast tersebut, bahwa masuknya senjata tersebut diimpor oleh PT Mustika Duta untuk korps Brimob Polri. Senjata tersebut dibawa oleh pesawat AN 12 milik maskapai Ukraine Air Alliances.

Adapun senjata yang merupakan senjata standar militer tersebut, terdiri dari 280 pucuk senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) yang merupakan jenis peluncur granat, serta sebanyak 5.932 butir amunisi.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto membantah pesan yang beredar tersebut, dan menyatakan pesan yang beredar adalah Hoax.

“Sumbernya enggak jelas dan yang saya dapat ini,” ujar Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (30/9), sambil melihatkan gambar pesan berantai yang ditulis Hoax, sebagaimana dilansir Republika.

Namun, selang beberapa waktu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan bahwa senjata-senjata yang saat ini berada di gudang cargo Bandara Soetta tersebut adalah milik Polri.

“Barang di Soekarno-Hatta yang dimaksud rekan-rekan, senjata, adalah betul milik Polri dan adalah barang yang sah,” kata Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (30/9) malam.

Dijelaskan juga oleh Wasisto dalam konfrensi pers yang diadakan khusus untuk menjawab terkait senjata yang masuk tengah malah di Soetta tersebut, bahwa ini adalah kali ketiga Polri mengimpor senjata jenis SAGL/Pelontar Granat, yang diperuntukkan untuk Brimob.

(Hrn)

loading...

85 KOMENTAR

  1. Inilah jika sudah d ksh hati,nambah mnta ampela….g tau diri !! Senjata ini standar militer,Brimob buat ap import senjata tersebut ? Mau ngelawan TNI ? Polri urus aj kambitmas dlm negeri,jgn sok aksi….Tau dirilah,dr seragam sj udh beda warna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman: Jika Tangkap Teroris Cepat, Tentu Polisi Juga Bisa Cepat Tangkap Akun Penyebar Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said berencana akan melaporkan pihak-pihak yang memfitnah dirinya dan calon Wakil Gubernur...
Ida Fauziyah

Ida Fauziyah: Fitnah Dilakukan Secara Sistematis dan Terencana Lewat Sosial Media

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menilai fitnah melalui media sosial terhadap dirinya dan calon Gubernur Sudirman Said dilakukan secara sistematis...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Sudirman Ungkap Keterlibatan Petinggi Partai Pengusung Ganjar Terkait Video Fitnah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyebut adanya oknum petinggi partai pengusung petahana yang diduga berada di belakang beredarnya video fitnah di...

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...