Resmikan MRT Fase Pertama, Jokowi: Kita Mulai Peradaban Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi meresmikan transportasi publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase pertama yakni yang menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), hari ini, Ahad (24/3) pagi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan,” kata Presiden Jokowi di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi peresmian di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (24/3).

Dalam sambutannya Presiden juga menyampaikan, bahwa dengan mulai beroperasinya MRT ini, maka akan dimulai budaya baru di Jakarta.

“Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta, fase pertama,” ujar Presiden.

Presiden Minta Pemprov DKI Mulai Bangun MRT Jakarta Rute Timur-Barat

Anies saat meninjau proyek MRT Jakarta (foto:facebook Anies Baswedan)

Selain meresmikan pengoperasian MRT Jakarta Lebak Bulus-Bundaran HI, Presiden Jokowi juga mencanangkan pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Kota sepanjang 8,7 km.

Presiden Jokowi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta rute timur-barat pada 2019.

“Tahun ini juga saya minta rute timur barat dimulai, paralel dengan fase kedua yang ke utara dari Bundaran HI ke Kota,” kata Presiden Jokowi.

Inilah Pesan Jokowi Kepada Warga Pengguna MRT

Presiden Jokowi meresmikan dimulainya operasi MRT Fase I, di Bundaran HI, Jakarta, Ahad (24/3/2019). (foto:istimewa)

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi berpesan kepada warga pengguna MRT untuk tidak membuang sampah sembarangan baik di stasiun maupun di kereta MRT.

“Jaga agar tidak kotor,” kata Jokowi yang mengenakan kaus abu-abu dan celana jins.

Jokowi juga berpesan kepada pengguna MRT untuk antre dan disiplin waktu. “Jangan sampai mau ditutup pintunya baru masuk, bisa kejepit nanti,” katanya.

Ia mengatakan antre dan disiplin serta menjaga kebersihan juga ditujukan agar MRT bisa digunakan untuk akses berbagai titik di Jakarta.

Presiden juga berharap pembangunan kereta ringan (LRT) Jabodebek terutama yang menghubungkan Depok, Bekasi menuju Jakarta bisa selesai akhir 2019.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda