Mudik Lebaran 2018 Jakarta – Solo Bisa Lewat Tol Transjawa


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Waktu tempuh perjalanan mudik Lebaran tahun 2018 diperkirakan lebih cepat, menyusul sejumlah ruas jalan tol Transjawa sudah bisa dioperasikan secara penuh dan beberapa ruas dioperasikan secara terbatas (fungsional).

Sesuai penjelasan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di sela peresmian operasional jalan tol Bawen-Salatiga oleh Presiden RI Joko Widodo di Salatiga, Senin (25/9), pada masa mudik Lebaran tahun depan jalur Jakarta hingga Solo sudah dapat dilalui lewat jalan tol, walaupun sebagian masih jalur tol fungsional.

Ruas tol yang kemungkinan dioperasikan secara fungsional yakni berada di ruas Batang hingga Semarang sekitar 75 km dan ruas Salatiga hingga Solo sepanjang 32 km, selainnya jalur Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Batang, serta Semarang-Bawen-Salatiga, sudah jalan tol operasional penuh.

Menurut penjelasan Dirut tol Batang-Semarang Saut Simatupang, saat ini ruas tol Batang-Semarang dalam tahap konstruksi mencapai 40 persen, sementara pembebasan lahan masih belum selesai sekitar 4 persen, karena terkait dengan tanah wakaf dan areal sekolah. Soal pembebasan lahan ini akan dikoordiasikan dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan setempat agar dapat diselesaikan secepatnya.

Sementara ruas Salatiga-Kartasura (Solo), menurut Menteri PUPR saat ini proses konstruksi mencapai sekitar 30 persen dan diharapkan pada masa mudik 2018 sudah pengerasan (rigid) yang bisa dilalui secara fungsional.

Dengan demikian jalur tol Jakarta hingga Solo sepanjang sekitar 432 km sudah dapat dilalui pada masa mudik tahun 2018.

“Dengan operasionalnya sejumlah jalur tol tersebut, biarpun sebagian sebagian masih dalam kondisi fungsional, mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi masyarakat, kaena waktu tempuh perjalanan mudik akan lebih singkat,” kata Basuki Hadimuljono.

Operasional jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 km, yang merupakan bagian dari jalur tol Semarang-Solo seoanjang 73 km, diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, turut dihadiri Ibu Irina Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Dirut Jasa Marga Tbk Desi Arryani, serta Walikota Salatiga H. Yulianto.

Seluruh proses pembangunan ruas tol Bawen-Salatiga diselesaikan dalam waktu dua tahun. Tarif tol ini untuk golongan I Rp 17.500, golongan II Rp 26.500, golongan III Rp 35.000, golongan IV Rp 44.000 dan golongan V Rp 53.000.

Ruas tol Bawen-Salatiga melengkapi ruas tol Semarang-Ungaran sepanjang 10.85 km yang diperasikan sejak November 2011, dan ruas Ungaran-Bawen sepanjang 11.99 km yang dioperasikan sejak April 2014.

Jalan Tol Semarang-Solo dikelola oleh PT Trans Marga Jateng yang merupakan konsorsium PT Jasa Marga Tbk, Astra Infra dan PT Sarna Pembangunan Jawa Tengah. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Divestasi Freeport

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close