Inilah Nama-nama Produk Sarden Kaleng Yang Mengandung Cacing

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel sarden kaleng yang terdiri dari 66 merek. Dari hasil pengujian yang dilakukan sampai Kamis (28/3) kemarin, sebanyak 27 merek positif mengandung parasit cacing.

Dari 27 merek tesebut, sebanyak 11 merek merupakan produk dalam negeri, semantar 16 merk merupakan produk impor.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito menyampaikan bahwa BPOM telah memerintahkan importir dan produsen untuk menarik produk dengan bets terdampak dari peredaran dan melakukan pemusnahan.

“Sementara waktu 16 (enam belas) merek produk impor tersebut dilarang masuk ke dalam wilayah Indonesia dan 11 (sebelas) merek produk dalam negeri dihentikan produksinya sampai audit komprehensif selesai dilakukan,” kata Penny lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (29/3).

Merikut 27 merek sarden kaleng yanng mengandung cacing tersebut berikut jenis dan kode produksinya;

1. ABC
MD 543909389002 Ikan Makarel Saus Tomat
MD 543909390002 Ikan Makarel Saus Ekstra Pedas
MD 543909391002 Ikan Makarel Saus Cabai

2. ABT
ML 543909001547 Ikan Makarel Saus Tomat

3. AYAM BRAND
ML 543909008251 Ikan Makarel Saus Tomat
ML 543909015251 Ikan Makarel Goreng
ML 543909024251 Ikan Makarel Saus Padang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER