Bantu Korban Longsor Ponorogo, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 1,34 miliar

PONOROGO – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan langkah tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan senilai Rp1,34 miliar untuk membantu korban bencana tanah longsor di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.

Bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan berupa Logistik senilai Rp 831 juta, operasional Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kemensos selama seminggu senilai Rp 70 juta, serta untuk keperluan santunan untuk ahli waris korban meninggal dunia senilai Rp 420 juta dan korban luka-luka senilai maksimal Rp 5 juta.

Kemensos telah mengerahkan Tagana untuk evakuasi dan membuka dapur umum dengan kekuatan 135 personel terdiri dari Tagana Probolinggo 40 personel, Tagana Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, Magetan, Madiun dan kota Madiun masing-masing 10 personel dan anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Ngebel sebanyak 30 personel.

Sementara itu, tadi malam, Sabtu (1/4), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang sedang ada kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerta, langsung menuju Ponorogo meninjau lokasi bencana.

Pagi ini, Minggu (2/4), Khofifah meninjau dapur umum yang disiapkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kemensos yang berjarak dua kilometer dari lokasi longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi tanah longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (1/4) pukul 06.00 WIB akibat hujan yang berlangsung pada Jumat (31/3) malam. Bencana tersebut menimbun beberapa rumah warga dan menimbulkan korban jiwa serta hilang.

Data sementara di Posko bencana 28 orang masih tertimbun, sementara tiga orang selamat serta rumah yang tertimbun sebanyak 32 unit.

Berikut data resmi dari posko tanggap darurat BPBD Ponorogo;

-Jumlah kepala keluarga 35 kk
-Jumlah Jiwa 128 jiwa
-Korban selamat 100 jiwa
-Korban Hilang 28 jiwa

Nama korban hilang
1.Litkusnin, Lk , 60 th
2. Bibit, Pr, 55 th
3. Fitasari, Pr, 28 th
4. Arda, Lk, 5 th
5. Janti, Pr, 50 th
6.Mujirah , Pr, 50 th
7. Purnomo, Lk, 26 th
8. Suyati, Pr, 40 th
9.Poniran, Lk, 45 th
10.Prapti, Pr, 35 th
11. Cikrak, Pr, 60 th
12.Misri, Pr, 27 th
13.Anaknya misri, Pr, 3 th
14. Sunadi, Lk, 47 th
15. Katemi, Pr, 70 th
16. Iwan, Lk, 30 th
17. Katemun, Lk, 55 th
18.Pujianto, Lk, 47 th
19. Siyam , Pr, 40 th
20.Nuryono, Lk, 17 th
21. Menik, Lk, 45 th
22.Kateno, Lk, 55 th
23.Muklas, Lk, 48 th
24.Jadi, Lk, 40 th
25. Suyono, Lk, 35 th
26.Suroso, Lk, 35 th
27. Tolu, Lk, 47 th
28.Situn, Pr, 45 tahun

Keseluruhan korban beralamat di dusun Tangkil, desa Banaran, Kec Pulung, Kab.Ponorogo,

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER