Timnas Indonesia Unggul Atas Filipina 2-0 di Babak Pertama Sepak Bola Sea Games

SELANGOR – Tim Nasional U-22 Indonesia berhasil mengungguli Filipina dengan skor 2-0 dalam laga kedua cabang olahraga sepak bola putra Grup B SEA Games 29 tahun 2017, Malaysia, Kamis (17/8).

Dipantau dari laman Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jakarta, Kamis (17/8), gol Indonesia dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Septian David Maulana pada menit ke-6 dan Muhammad Hargianto pada menit ke-45+1.

Bagi Septian David, gol tersebut adalah gol keduanya di SEA Games 2017 Malaysia setelah sebelumnya menjebol gawang Thailand dari titik penalti di laga perdana timnas, Selasa (15/8).

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Indonesia menurunkan tim yang sedikit berbeda dibandingkan pertandingan kontra Thailand.


Nama-nama yang sebelumnya menjadi cadangan yaitu Putu Gede Juni Antara, Saddil Ramdani, Yabes Roni dan Ezra Walian diturunkan oleh pelatih Luis Milla sejak menit pertama.

Hasilnya, Indonesia langsung tampil menekan dan bisa mencetak gol cepat di menit ke-6. Berawal dari serangan melalui sisi kiri pertahanan Filipina, Putu Gede Antara mengirimkan umpan silang ke kotak penalti lawan yang disambar oleh Septian David dan masuk mulus ke dalam gawang tanpa bisa diantisipasi kiper Ray Joseph Joyel. Skor 1-0 untuk Indonesia.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan Indonesia ke pertahanan Filipina yang membuat tim asuhan Marlon Maro tersebut sulit mengembangkan permainan. Di menit ke-13, Septian David sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang.

Gol kedua untuk Indonesia tiba di menit ke-45+1. Kerja sama apik para pemain Indonesia di depan kotak penalti Filipina diakhiri dengan umpan terobosan terukur dari Septian David ke arah Hargianto yang sudah berlari menembus barikade pertahanan lawan.

Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, gelandang bertahan asal klub Persija tersebut tanpa kesulitan melesakkan gol gawang Thailand.

Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Indonesia dan tidak berubah sampai peluit tanda berakhirnya babak pertama ditiup oleh wasit Sudish Kumar Pandey.

(Ant/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pribumi vs Non Pribumi

Ahmad Dhani The Warrior

Jika John Lennon mampu menciptakan "protest song" seperti "Give peace a chance" atau "imagine", tanpa penderitaan di penjara, maka Dhani akan mampu lebih hebat dari Lennon. Maksudnya, dia selain penggubah lagu/syair dan penyanyi, akan sekaligus menjadi sang pejuang. Ahmad Dhani The Warrior.

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi