Kualifikasi Piala Dunia: Denmark Imbang 1-1 Lawan Romania

KOPENHAGEN, SERUJI.CO.ID -Niklas Bendtner kembali ke tim inti untuk membantu Denmark mengamankan posisi kedua di Grup E dan satu tempat di playoff, memenangi penalti untuk timnya saat bermain imbang 1-1 dengan Romania pada pertandingan terakhir mereka di kualifikasi Piala Dunia.

Pelatih Age Hareide membawa Bendtner, yang saat ini bermain di klub Norwegia Rosenborg, start kompetitif pertamanya selama hampir dua tahun dan sang penyerang membayar lunas kepercayaan sang pelatih dengan penampilan bagusnya.

Dengan rivalnya di grup Polandia unggul sejak awal saat melawan Montenegro, Denmark tahu bahwa mereka tidak dapat lagi menjuarai grup, namun Bendtner dan Pione Sisto membuat para penonton yang memadati Stadion Parken layak mendapatkan apa yang dibayarkan melalui tiket mereka.

Sisto melepaskan tembakan dari jarak jauh pada menit ke-60 yang membentur mistar gawang untuk menghasilkan tendangan sudut, dan beberapa saat kemudian Bendtner menyia-nyiakan peluang bagus untuk membawa Denmark unggul ketika tembakannya diblok tekel.

Tidak lama kemudian, mantan penyerang Arsenal dan Juventus berusia 29 tahun itu mengemas gol, namun golnya dianulir karena offside.

Bendtner akhirnya memecah kebuntuan ketika ia ditarik oleh bek Cristian Ganea ditarik saat berusaha menanduk bola, dan Christian Eriksen sukses mengonversi penalti.

Ganea diusir keluar lapangan beberapa saat kemudian, mendapatkan kartu kuning keduanya akibat pelanggarannya terhadap Yussuf Poulsen, namun meski harus bermain dengan sepuluh pemain, Ciprian Deac mampu mencetak gol penyama kedudukan untuk Romania pada menit ke-88.

Polandia menang 4-2 Montenegro untuk finis di puncak klasemen Grup E dengan 25 poin, sedangkan Denmark berada di posisi kedua dengan 20 poin, unggul empat poin atas tim peringkat ketiga Montenegro dan unggul tujuh poin atas Romania, yang finis di peringkat keempat. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.