Stoke Pecat Hughes Setelah Tersingkir di Piala FA

LONDON, SERUJI.CO.ID – Stoke City telah memecat manajer Mark Hughes setelah menangani klub itu selama empat setengah tahun, kata klub Liga Inggris itu pada Sabtu (6/1).

Keputusan ini hadir hanya beberapa jam setelah kekalahan mengejutkan 1-2 dari Coventry City, yang berada tiga liga di bawah mereka, di putaran ketiga Piala FA.

“Kami ingin berterima kasih kepada Mark untuk semua yang telah ia capai bagi klub selama empat setengah tahun terakhir, khususnya membimbing kami kepada finis di peringkat kesembilan di Liga Inggris tiga kali secara beruntun, dan kami mendoakan kesuksesan bagi masa depan dia,” demikian pernyataan Stoke.

“Klub akan sesegera mungkin berupaya menunjuk manajer baru dan tidak akan mengeluarkan komentar lebih lanjut untuk saat ini.”

Mempertahankan Stoke tetap di paruh atas klasemen untuk tiga musim secara beruntun diikuti penurunan ke peringkat ke-13 pada musim lalu dan bursa transfer yang tidak sukses, di mana para pemain baru hanya memberikan sedikit impresi.

Musim ini mereka terpuruk di zona degradasi Liga Inggris dan telah kalah enam kali dari delapan pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, hanya memenangi lima pertandingan liga dari 22 pertandingan.

Hughes tidak membantu dirinya sendiri saat menurunkan tim yang lemah ketika kalah 0-5 dari Chelsea akhir pekan silam, untuk menjaga kondisi para pemain untuk apa yang ia rasa sebagai pertandingan yang lebih mudah saat menjamu tim papan bawah Newcastle.

Mereka kalah 0-1, turun ke zona terbawah, sebelum secara memalukan disingkirkan Coventry City dari Piala FA, pada pertandingan ke-200nya di klub ini.

“Kami memiliki para pemain yang baik yang akan mengambil keputusan-keputusan yang tepat untuk klub,” kata Hughes sebelum mengetahui bahwa dukungan dari dewan telah berubah.

Stoke tidak bermain lagi sampai mereka melawat ke markas Manchester United pada Senin di Liga Inggris, namun mereka akan berharap dapat sesegera mungkin menunjuk manajer pengganti agar dapat memperkuat tim sebelum bursa transfer ditutup pada akhir bulan.

Hughes (54) memiliki banyak pengalaman manajerial, di mana ia pernah melatih Blackburn Rovers, Manchester City, Fulham, Queens Park Rangers, dan Stoke serta lima tahun mengarsiteki timnas Wales — yang saat ini sedang tidak memiliki pelatih menyusul kepindahan Chris Coleman ke Sunderland. (Ant/SU04)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O