Mau Piknik ke Bulan? Tunggu Tahun Depan

SpaceX siap angkut orang biasa ke anglasa luar

MIAMI – Elon Musk, pendiri raksasa bisnis teknologi SpaceX, berencana melakukan misi angkasa luar pribadi menggunakan roket mengangkut dua penumpang berwisata di sekitar bulan. “Saya pikir ini misi yang sangat menarik,” kata Musk dalam konferensi pers, dikutip Florida Today edisi Selasa (28/2).

Pengusaha kelahiran Afrika Selatan itu mengaku, SpaceX sudah didekati oleh ‘dua individu swasta’ yang saling mengenal namun tidak mau diidentifikasi. Mereka akan diluncurkan dengan wahana Dragon 2 dengan peluncur roket kendaraan berat Falcon pada 2018.

Musk menambahkan, dua turis angkasa luar itu telah membayar deposit yang cukup signifikan. “Ini memberikan kesempatan pada manusia untuk kembali ke luar angkasa pertama kalinya dalam 45 tahun setelah misi Apollo,” katanya.

Musk mengatakan misi akan memakan waktu sekitar satu minggu. Dragon mengitari Bulan ke luar angkasa dan kemudian kembali ke Bumi. Panjang perjalanan sekitar 600.000 kilometer. Pesawat ruang angkasa dipiloti oleh sistem otonom yang dikendalikan dari Bumi.

Musk menambahkan, jika ada sesuatu yang tidak beres maka dua penumpang mungkin harus campur tangan menggunakan kontrol pesawat ruang angkasa. Karena itu, keduanya harus menjalani program pelatihan kesehatan dan keselamatan.

Menurut BBC, Musk mengatakan dua turis antariksa ini mendaftar dengan mata terbuka, mengetahui kemungkinan risikonya. “Mereka tentu tidak naif. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk meminimalkan risiko itu. Tapi bukan nol risiko.”

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.