Tes HIV Ibu Hamil Untuk Risiko Tinggi

0
21
HIV positif
Ilustrasi HIV positif

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan tes HIV untuk ibu hamil dilakukan pada ibu dengan potensi risiko tinggi.

“Potensi risiko tinggi yang dimaksudkan adalah apabila ibu hamil memiliki riwayat yang bisa menjadi penyebab penularan HIV/AIDS baik dari suami maupun istri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Jumat (8/12).

Semestinya, kata dia, semua ibu hamil perlu mendapatkan pelayanan tes HIV untuk menghindari bayi lahir dengan HIV, namun hal itu belum dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran.

Usman menyebutkan, anggaran yang digunakan untuk tes HIV ibu hamil pada 11 puskesmas di Mataram, merupakan dana bantuan dari pemerintah provinsi sehingga pelayanan ini diberikan secara gratis.

Sementara anggaran dari APBD Kota Mataram belum ada, sehingga jika pemerintah kota berkomitmen melakukan penanganan kasus HIV/AIDS sejak dini, dukungan anggaran dari pemerintah kota juga perlu dialokasikan.

“Karenanya, tahun depan kita akan coba mengusulkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan tes HIV untuk ibu hamil, agar tes HIV bisa dilaksanakan pada setiap ibu hamil dengan proyeksi sekitar 9.000 hingga 10 ribu ibu hamil,” katanya.

Usman menambahkan, untuk memberikan kemudahan akses layanan HIV komprehensif berkesinambungan di Kota Mataram telah tersedia 11 puskesmas yang siap melayani masyarakat di enam kecamatan.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Mataram dr Margaretha Chepas sebelumnya menyarankan agar semua ibu hamil perlu dites HIV untuk menghindari bayi lahir dengan HIV.

“Apabila dari hasil tes tersebut menyatakan ibu positif HIV, maka ibu hamil harus rutin minum obat ARV atau anti retroviral agar bayi bisa lahir sehat, normal dan tanpa HIV,” katanya.

Dari pengalaman yang sudah dilakukan, katanya, dengan rutin meminum ARV sesuai ketentuan, beberapa kasus orang dengan HIV/AIDS (ODHA), bisa melahirkan bayi tanpa HIV bahkan hingga dua kali melahirkan.

“Oleh karena itu, kami berharap agar setiap ibu hamil bisa dilakukan tes HIV untuk mengantisipasi sekaligus menghindari anak lahir dengan HIV,” katanya.

Apalagi, katanya, kasus HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga terus mengalami peningkatan dimana saat ini terdapat 57 kasus HIV/AIDS terjadi pada ibu rumah tangga.

Sebanyak 57 kasus itu terbagi menjadi dua yakni 29 orang ibu rumah tangga dengan HIV dan 28 orang positif AIDS.

Jumlah ibu rumah tangga yang terkena HIV/AIDS ini lebih tinggi dibangingkan dengan penjaja seks dengan jumlah kasus hanya 18 orang.

“Dari 18 orang positif HIV/AIDS itu, 5 orang HIV dan 13 orang AIDS. Jadi bisa dibayangkan bagaimana posisi ibu rumah tangga yang rentan terhadap HIV/AIDS,” pungkasnya. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Bendera PBB

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Suriah

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (23/2) akhirnya mengesahkan sebuah resolusi, yang mendesak agar gencatan senjata diterapkan selama setidaknya 30 hari...
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...