Terpapar Penyakit Menular, Ratusan Kantong Darah Dimusnahkan

0
42
PMI
Kantong darah PMI yang terpapar penyakit menular. (ilustrasi)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Pontianak menyatakan ratusan kantong darah per bulannya harus dimusnahkan karena terpapar penyakit menular.

“Dampak dari dimusnahkannya ratusan kantong darah tersebut, sedikitnya PMI mengeluarkan biaya sekitar Rp 12,8 juta per bulannya,” kata Ketua PMI Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Selasa (10/10).

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu satu bulan, paling tidak PMI Kota Pontianak memusnahkan sebanyak 110 kantong darah yang terpapar penyakit menular atau senilai Rp 12,8 juta.

“Ke depannya kami akan mencoba untuk menekan biaya itu, dengan cara memberitahukan kepada pendonor yang darahnya terpapar penyakit menular itu agar tidak mendonor dengan cara memberitahukan kepada mereka dengan cara yang baik-baik,” ungkapnya.

Saat ini, kebutuhan darah yang ditangani pihak PMI Kota Pontianak sebanyak 2.973 kantong per bulan. Namun baru 70 persen diantaranya yang bisa dipenuhi.

“Berdasarkan laporan semester I Unit Transfusi Darah (UTD) 2017, dalam sehari, rata-rata dibutuhkan 99 kantong darah, dari 18 rumah sakit atau klinik kesehatan yang ada di Pontianak,” katanya.

Pemenuhan itu pun didapat dari 17.809 pendonor darah sukarela dari total 25.309 orang pendonor, katanya.

“Untuk memaksimalkan darah, kita terus berupaya memenuhi standar pengecekan darah, kita akan terus sempurnakan, terkait kualitas darah yang menjadi kebutuhan pasien,” kata Edi Kamtono yang juga Wakil Wali Kota Pontianak tersebut.

Inovasi untuk meningkatkan standar keamanan produk darah telah dilakukan, salah satunya dengan menggunakan peralatan canggih untuk menskrining produk darah dari penyakit menular.

PMI juga meningkatkan sistem aplikasi Simdodar. Di mana dengan aplikasi ini, masyarakat bisa cek kondisi darah, selain itu, pihaknya juga akan mendata seluruh pendonor, baik tetap atau sukarela, sehingga ketika ada kebutuhan darah yang mendesak, bisa langsung dihubungi, kata Edi.

“Kerja sama dengan instansi lain untuk menggalang donor darah juga sangat membantu. Mudah-mudahan ke depan persediaan darah bisa terpenuhi,” harap Edi. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Munas ke-10 KAHMI

Kamrussamad Raih Suara Terbanyak Pada Pemilihan Presidium KAHMI

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (BPP HIPKA) Kamrussamad meraih suara terbanyak pada Pemilihan Presidium Majelis Nasional...
Gebyar Anak Bangsa

Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi...
Muhammad Fawaid

Gandeng PKS, Gerindra Siapkan Pasangan EMAS di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra memunculkan nama baru di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Nama yang digadang-gadang akan diusung Gerindra bersama partai Koalisinya yaitu Partai...
Kunjungan BPJS

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RS di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris meninjau RS Bunda Thamrin, Medan yang merupakan salah satu rumah sakit...
Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Separatis di Tembagapura

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Polisi di Provinsi Papua mengungkap aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN...
Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...