Selain itu, penelitian yang dikenal dengan EPIC, “the European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition”, mempelajari pengaruh empat (4) kebiasaan—merokok, aktivitas fisik, alkohol, intake buah-buahan dan sayuran terhadap usia seseorang.
Pada usia 50 tahun, bila mereka menjalankan kebiasaan ini, tidak merokok, aktivitas fisik yang cukup (olahraga), membatasi konsumsi alkohol, makan sayuran dan buah-buahan paling tidak lima (5) porsi setiap hari, 44% laki-laki, dan 62% wanita masih hidup 35 tahun kemudian, atau usia mereka mencapai 85 tahun.
Jika mereka melakukan satu kebiasaan dari empat kebiasaan sehat itu, kemungkinan usia mencapai 85 tahun turun menjadi hanya 15% pada laki-laki, dan 30% untuk wanita. Dan, bila tidak satupun dari empat (4)kebiasaan hidup sehat itu dijalankan, maka, hanya 5% laki-laki, dan 7% laki yang mencapai usia 85 tahun.
Dan, the “Interheart Study” menunjukkan bahwa delapan faktor risiko, kadar lemak yang tidak normal, merokok, hipertensi, diabetes, obesitas sentral (perut buncit), tidak aktif, masukan sayur dan buah-buahan yang kurang, tidak baik, konsumsi alkohol berlebihan, bertanggungjawab terhadap 80% serangan jantung. Delapan faktor risiko yang sebetulnya dapat kita modifikasi, kita ubah, kita minimalisir dengan perubahan gaya hidup.
Lalu, kembali kepada para pensiunan di atas, yang penampilan fisiknya sangat bervariasi itu, pertanyaannya adalah, apa penyebabnya? Disamping faktor genetik, etnis, jenis kelamin, yang jelas tidak bisa diubah, yang paling utama adalah gaya hidup yang mereka pilih.
Sayangnya, menurut penelitian dari 30 orang dewasa, kurang dari satu orang yang memenuhi empat kebiasaan dasar hidup sehat yakni, tidak merokok, mempertahankan berat badan yang sehat, aktif secara fisik, dan mengonsumsi sayuran, buah-buahan lima porsi atau lebih setiap hari. Bahkan pada orang dewasa yang sudah didiagnosis penyakit jantung sekalipun, kurang dari satu dari lima orang yang aktif secara fisik, menjaga berat badannya yang sehat-normal, tidak merokok.
Jadi, investasi terbaik yang harus anda tanam untuk kesehatan di hari tua itu sebenarnya adalah gaya hidup itu sendiri, gaya hidup sehat. Beda gaya hidup, beda pula kesehatan dan penampilan anda.
(Hrn)

