Akunnya Sering Diblokir Tanpa Alasan, FPI Luncurkan Aplikasi Sosmed Tandingan

1
488

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sering mengalami pemblokiran tanpa sebab terhadap akun-akun sosial media miliknya, Front Pembela Islam (FPI) meluncurkan aplikasi sosial media tandingan yang setara dengan Facebook dan Whatsapp.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPD FPI Jakarta Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin, sebagai bentuk perlawanan atas tindakan terhadap pemblokiran akun-akun milik Habib Rizieq Shihab dan akun milik FPI lainnya.

“Ini Karya anak bangsa. Karena, sudah sering semua media FPI dan Alumni 212 diblokir,” kata Habib Novel di Jakarta, Selasa (26/12).

Menurut Habib Novel, aplikasi ini bisa digunakan oleh umat Islam untuk menggantikan aplikasi sosial media Facebook dan WhatsApp dan Google ditengah-tengah masyarakat. Selain aplikasi sosial media tersebut, FPI juga turut mendorong penggunaan aplikasi mesin pencari tandingan Google, yaitu geevv.com.

Habib Novel optimistis tiga aplikasi tersebut akan banyak dipakai masyarakat. Tidak hanya umat Islam, tapi juga alumni 212.

“Bukan (hanya) FPI, tapi FPI dan alumni 212 akan menggunakan media selain Facebook,” ujarnya.

Dia juga menjamin aplikasi FPI ini sangat aman bagi umat Islam di Indonesia. Penyebaran berita hoax, LGBT, zina dan komunis dinilai tidak akan tersebar di aplikasi media tersebut.

“Minimal bisa eksis dan aman se-Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, di sosial media, warganet dihebohkan dengan beredarnya informasi bahwa FPI akan meluncurkan aplikasi tandingan sebagai pengganti Facebook dan WhatsApp. Serta mendorong pemakaian aplikasi pengganti Google sebagai mesin pencari. Ketiga aplikasi tersebut adalah redaksitimes.com sebagai pengganti Facebook, callind.com pengganti WhatsApp, dan geevv.com untuk menggantikan Google.

(ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....