Selat Hormuz Terkunci, Harga Minyak Meledak: Dampak Perang AS-Israel vs Iran bagi Dunia

SERUJI.CO.ID – Dunia kembali diguncang konflik besar. Sejak 28 Februari 2026, Amerika Serikat (AS) dan Israel secara bersama-sama melancarkan serangan militer besar-besaran ke Iran dalam operasi yang disebut “Operation Epic Fury” oleh pihak AS, dan “Operation Roaring Lion” oleh Israel.

Konflik ini telah memasuki hari ketujuh dengan eskalasi yang terus meluas — dan dampaknya kini terasa hingga ke pasar global, jalur logistik dunia, serta dapur rumah tangga masyarakat Indonesia.


Kronologi: Bagaimana Perang Ini Dimulai?

Serangan udara terkoordinasi dimulai sekitar pukul 09.45 waktu Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Gabungan rudal Tomahawk dari kapal perang AS, jet tempur Israel, drone serang sekali jalan, dan sistem HIMARS Angkatan Darat AS menghantam lebih dari 2.000 target strategis di seluruh wilayah Iran, mencakup fasilitas nuklir, sistem rudal balistik, dan pusat komando militer.

Presiden AS Donald Trump menyebut operasi ini sebagai tindakan pre-emptive guna mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengklaim operasi gabungan AS-Israel telah menewaskan 48 pemimpin Iran sekaligus — termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei yang dikonfirmasi tewas dalam serangan tersebut.

“Prosesnya berjalan dengan sangat cepat. Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kami raih, 48 pemimpin tewas sekaligus.” — Donald Trump, Fox News (1/3/2026)

Iran tidak tinggal diam. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) langsung melancarkan serangan balasan ke berbagai target, termasuk pangkalan militer AS di Bahrain, Qatar, UEA, Siprus, dan bahkan menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik dalam Operasi True Promise 4.


Eskalasi Meluas: NATO Terlibat, Kawasan Arab Terbakar

Konflik tidak hanya terbatas di Iran. Dalam beberapa hari terakhir:

  • Rudal Iran dicegat sistem pertahanan NATO saat mendekati wilayah udara Turki, melintas di atas Irak dan Suriah.
  • Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi terkena serangan rudal Iran, menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya.
  • Bandara Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan setelah terkena proyektil Iran.
  • Hotel Burj Al Arab sempat terbakar akibat puing drone Iran yang berhasil dicegat.
  • Israel memperluas serangan ke Lebanon (Hizbullah), Irak, Bahrain, Qatar, UEA, dan Siprus.
  • 3 jet tempur F-15E Strike Eagle AS secara keliru ditembak jatuh oleh militer Kuwait — seluruh enam awak berhasil selamat.
  • Militer Qatar berhasil mencegat dua rudal balistik yang menyasar wilayahnya.

Kantor berita resmi Iran IRNA melaporkan serangan AS-Israel telah menewaskan setidaknya 1.045 personel militer dan warga sipil sejak perang dimulai — meski angka ini belum terverifikasi secara independen.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER