Kasus First Travel, Kemenag Ogah Dibilang Cuci Tangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementrian Agama (Kemenag) menepis tudingan korban agen perjalan umroh First Travel yang menyatakan tidak bertanggung jawab atau lalai dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kemen‎ag mengaku sudah melakukan pengawasan, bimbingan dan memediasi para korban dengan pihak perusahaan.

“Buktinya izinya kami cabut, dan ada juga mediasi. Itu membuktikan negara hadir,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Umroh dan Haji (PHU), Nizar Ali, di Komisi VIII DPR, Jakarta, Kamis (12/10).

Di depan anggota Komisi VIII DPR, Nizar menjelaskan peran institusinya selama ini dalam penyelanggaran haji dan umroh. Selain itu, ia juga menjelaskan kronologis kasus First Travel mulai beroperasi secara legal pada 21 November 2013 hingga dicabut izinya pada 1 Agustus 2017 lalu.

“Sebagai tindakan administratif, kami berikan sanksi pencabutan izin karena melanggar‎ pasal 62 PP 79 tahun 2012. Dia telah menelantarkan jamaah umroh,” kata Nizar.

Menurut Nizar, pemberangkatan umroh mulai tertunda sejak tanggal 28 Maret 2017.‎ Sejak saat itu, Kemenag mulai melakukan tindakan yang bersifat administratif maupun masuk ke ranah hukum.

“Kalau ranah hukum, kita bekerjasama dengan Bareskrim dan OJK. Kemudian membentuk crisis Center dan tergabung dalam tim satgas pengawasan investasi. Data korban saat ini 5.479 jamaah,” kata Nizar.

‎Seperti kata pepatah, manusia harus pandai mengambil hikmahnya. Oleh karena itu, Kemenag pun mengusulkan adanya perubahan aturan penyelenggara umroh.

Pertama menyangkut tarif, menurut Nizar perlu ada tarif referensi untuk menghindari persaingan tidak sehat di tengah ramainya promo biaya umroh murah. Di samping itu, perlu ada pembatasan waktu antara pendaftaran hingga pemberangkatan. Sehingga masyarakat bisa memastikan waktu pemberangkatanya.

“Aturan-aturan selama ini belum ada,” kata Nizar.

Hal menarik lainya, dalam perubahan aturan nanti juga diusulkan integrasi data dengan instansi lain. Kemudian, Kemenag akan melakukan mudzakaroh.

“Mudzakaroh ini terkait penggunaan dana umroh untuk investasi bodong, pon‎zi, termasuk multi level marketing. Ini nanti akan dikaji dalam fiqih kontemporer,” tukasnya. (Achmad/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER