MALANG, SERUJI.CO.ID – Sebuah jembatan kaca karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mempercantik kampung tematik di Kota Malang, Jawa Timur. Seperti dilansir Muhammadiyah.or.id (10/10), jembatan kaca yang baru pertama ada di Indonesia ini menghubungkan dua sisi sungai Brantas menghubungkan Kampung Tridi, Kelurahan Kesatrian dan Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ), Kelurahan Jodipan yang terletak bersebelahan.

Jembatan dengan warna dominan kuning keemasan tersebut memiliki dua jalur yang bisa dilalui oleh dua orang secara berpapasan dan diperkirakan bisa menampung sekitar 50 orang. Diresmikan hari Senin (9/10) oleh Walikota Malang, Mochamad Anton, jembatan kaca yang diberi nama “Ngalam Indonesia” ini memiliki bentang 25 meter dan lebar 1,25 meter.

Sebelum adanya jembatan kaca ini para wisatawan yang ingin menikmati kedua kampung tematik harus melalui puluhan anak tangga dan berjalan agak jauh untuk bisa melewati Jembatan Brantas. Selain mempermudah akses bagi para wisatawan, Walikota Malang dalam sambutannya mengatakan bahwa jembatan unik ini juga diharapkan menambah kerekatan rasa kekeluargaan antar kampung tematik.

Dua orang mahasiswa UMM yang pernah menjuarai Kontes Jembatan Indonesia dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia 2015, Khairul Ahmad dan Mahatma Aji Pangestu, dipercaya mendesain jembatan kaca ini. Kedua mahasiswa mulai mendesain Jembatan berbentuk cable stayed ini pada Januari 2017, setelah melakukan peninjauan lokasi dan observasi topografi di lokasi Kelurahan Jodipan dan Kesatriyan.

Dari tiga bentuk yang mereka tawarkan, yaitu busur melengkung, tipe futuristik dan tipe cable stayed, model ketiga yang dipilih oleh Rektor UMM dengan pertimbangan estetika. Pembangunan jembatan kaca tersebut dimulai pada bulan April 2017 yang semakin mempercantik Kota Malang.

Lantai kaca jembatan “Ngalam Indonesia” ini memungkinkan para warga dan pengunjung menikmati pemandangan dasar sungai yang eksotis. Jembatan kaca ini tak urung menjadi spot foto menarik bagi netizen yang kerap ber-selfie dan mengunggahnya di media sosial.

Jembatan unik ini menambah keunikan kampung tematik, yang juga diinisiasi oleh mahasiswa UMM. Delapan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM yang tergabung dalam kelompok praktikum Public Relations (PR) Guys Pro sebelumnya telah memainkan peran penting dalam menginisiasi pendirian Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ). Lahirnya KWJ kemudian menginspirasi pendirian Kampung Tridi di seberang sungai.

Sejak diresmikan September 2016, kedua kampung tematik tersebut selalu dipadati oleh banyak pengunjung. Jembatan kaca yang melengkapi keunikan kedua kampung tematik tersebut diharapkan akan menambah jumlah kunjungan wisatawan. Dengan demikian juga diharapkan akan meningkatkan aktivitas dan pertumbuhan perekonomian warga sekitar kampung wisata tematik. (Nico Andrianto/SU02)

BAGIKAN
BACA JUGA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...