Setiap wanita pasti ingin dimanja. Apalagi jika itu dilakukan suaminya. Karena itu, hai para suami, manjakanlah istrimu seperti yang pernah dilakukan Rasulullah Muhammad SAW kepada istrinya.

Foto. ilustrasi

Rasulullah memang pemimpin umat dengan kesibukan yang tinggi. Namun, walau demikian, ia tak pernah lupa memberi perhatian kepada istri. Sesekali beliau mengajak istrinya untuk makan berdua di luar rumah. Hal ini disebutkan oleh sahabat Anas. Anas mengatakan Rasulullah Saw memiliki seorang tetangga dari Persia yang pintar sekali membuat masakan gulai.

Pada suatu hari orang Persia itu membuatkan masakan gulai yang enak untuk Rasulullah Saw. Lalu dia datang menemui Rasulullah Saw untuk mengundang makan beliau. Beliau bertanya, “Bagaimana dengan ini? (maksudnya Aisyah).”

Orang itu menjawab, “Tidak”. Rasulullah Saw berkata, “(Kalau begitu) aku juga tidak mau”. Orang itu kembali mengundang Rasul. Tetapi Rasul tidak mau karena Aisyah tidak dibolehkan datang. Hingga orabng Persia itu mengizinkan Aisyah turut serta. Maka pergilah Rasul dan Aisyah untuk makan bersama menikmati hidangan dari tetangganya itu.

Contoh sederhana tentang cara memanjakan wanita juga dicontohkan rasul ketika mengajak istrinya yang bernama Shafiyyah pergi ke Madinah. Ketika itu Sahabat Anas melihat beliau tengah menyiapkan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang Rasul. Setelah itu Rasul lantas duduk di samping unta itu sambil menegakkan lututnya. Beliau lantas mempersilahkan lututnya sebagai pijakan awal Shafiyyah agar bisa menaiki unta tersebut.

Rasulullah begitu memulikan wanita. Beliau tidak menempatkan dirinya lebih tinggi dari istri-istrinya. Sesekali beliau bersedia makan dan minum dari datu tempat dengan isrti-istrinya. Aisyah Ra berkata, “Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haid, lalu Nabi Muhammad Saw mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum”. Rasul juga suka bercanda dengan para istrinya. Itu terlihat ketika ia tertawa melihat Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan.

BAGIKAN
BACA JUGA

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

sandiaga Uno

Wagub DKI Beri Ruang Polda Periksa Kasatpol PP

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan ruang kepada pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya bila akan meminta keterangan Kepala Satuan Polisi...

Manchester City Pastikan ke Final Piala Liga

BRISTOL, SERUJI.CO.ID - Manchester City mencapai final Piala Liga, menghancurkan harapan-harapan tim divisi kedua Bristol City untuk menorehkan kejutan, ketika tim pemuncak klasemen Liga Inggris...

Aaron Lennon Pindah ke Burnley

LONDON, SERUJI.CO.ID - Pemain sayap Inggris Aaron Lennon melengkapi kepindahannya ke Burnley dari Everton dengan biaya transfer yang tidak diumumkan pada Selasa (23/1), menjadi rekrutan...

Mascherano Akan Tinggalkan Barcelona

MADRID, SERUJI.CO.ID - Gelandang Barcelona Javier Mascherano akan meninggalkan klub itu setelah tujuh setengah tahun berkiprah di Nou Camp, kata sang pemuncak klasemen Liga Spanyol...

Kumpulkan Infaq Rp 622 Juta, ASN Bone Bolango Catat Rekor MURI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) mencatat rekor infak dari aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, sebesar Rp622 juta...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Kerinduan Hati Orang Beriman

Aljaar qablal daar (mencari tetangga sebelum mencari rumah) Ungkapan tersebut di atas sangatlah dalam maknanya. Jika disesuaikan dengan permasalahan kemasyarakatan maka dapat memberi pemahaman, bila...
ilustrasi orang marah (Foto: Istimewa)

Suka Marah-Marah? Waspada Gangguan Psikologis Akut

Apakah kita suka marah-marah? Mudah marah? Gampang tersulut emosi? Gampang meledak-ledak? Cobalah untuk cek, apakah emosi yang kita miliki tergolong normal dan wajar? Ataukah kita...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...