Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Saat Menuju Bangladesh

COX’S BAZAR, SERUJI.CO.ID – Sedikit-dikitnya dua orang tewas saat perahu yang mengangkut pengungsi dari Myanmar tenggelam dalam perjalanan menuju Bangladesh pada Ahad (8/10), kata pihak berwenang setempat.

Perahu itu tenggelam di dekat Shah Porir Dwip, di ujung selatan Bangladesh, kata Letnan Kolonel Ariful Islam, komandan Penjaga Perbatasan Bangladesh.

Ia memastikan melalui pesan singkat bahwa jenazah anak laki-laki dan wanita tua telah ditemukan di perairan, sementara delapan korban lain telah diselamatkan. Operasi penyelamatan sedang berlangsung pada Senin waktu setempat, dan jumlah korban hilang belum diketahui, katanya.

Lebih dari 500.000 warga Muslim Rohingya telah meninggalkan Myanmar sejak 25 Agustus, ketika terjadi sebuah serangan yang dilancarkan oleh gerilyawan Rohingya terhadap sejumlah pos kepolisian dan markas militer di Negara Bagian Rakhine, memicu sebuah aksi serangan balasan dari pasukan keamanan Myanmar yang Perserikatan Bangsa-Bangsa anggap sebagai upaya “pembersihan suku”.


Pemerintah Myanmar membantah tuduhan pemusnahan tersebut dan menyatakan kalau serangannya hanya menyasar teroris dari Tentara Pembebasan Rohingya Arakan yang melancarkan serangan awal.

BACA JUGA:  Debat Capres, Ini Program Berantas Korupsi Kedua Paslon

Hingga enam minggu setelah kekerasan terjadi, arus pengungsi Rohingya terus mengalir ke negara tetangganya, Bangladesh, melalui darat dan laut.

Myanmar, negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, tidak menganggap Muslim Rohingya sebagai warga negaranya, meski banyak yang telah tinggal di Rakhine selama beberapa generasi. Setelah gelombang kekerasan lima tahun lalu, sekitar 1 juta warga Rohingya terpaksa pindah ke Bangladesh.

Perahu tenggelam adalah peristiwa terkini dari serangkaian kecelakaan mematikan di perairan yang melibatkan pengungsi Rohingya. Baru-baru ini, pada 28 September, sebuah kapal yang mengangkut sekitar 80 pengungsi terbalik. Tujuhbelas selamat, sementara 23 orang dipastikan tewas dan sisanya dinyatakan hilang.

Pada 6 September, 46 jasad ditemukan setelah sebuah kapal tenggelam di perairan memisahkan Myanmar dan Bangladesh. Di antara korban tewas adalah 19 anak, 18 wanita dan 9 pria. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.