HTI Daftarkan Gugatan ke PTUN

0
58
Ismail Yusanto, Yusril Ihza Mahendra
Jubir HTI Ismail Yusanto (kiri) dan Kuasa Hukum HTI Yusril Ihza Mahendra (kanan)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Pusat. Gugatan ini berkaitan dengan pencabutan status Badan Hukum Perkumpulan (BHP) HTI pada 19 Juli 2017 lalu oleh Kementrian Hukum dan HAM.

“Pada intinya memohon kepada pengadilan untuk membatalkan putusan pencabutan tersebut atas beberapa pertimbangan,” ujar juru bicara HTI, M. Ismail Yusanto, di Jakarta, Jumat (13/10).

Ismail mengatakan, gugatan HTI diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra.

Ada beberapa substansi pokok dalam gugatan tersebut. Pertama, keputusan membubarkan HTI tidak memenuhi asas-asas tata laksana pemerintahan yang baik diantaranya kecermatan karena melanggar UU dan peraturan yang lain, yaitu tentang hak untuk menyampaikan pendapat dan hak untuk didengar dan diperlakukan sama di muka hukum.

Selain itu, pemerintah melanggar asas keterbukaan, sebab HTI tidak diberitahukan apa kesalahan dan dasar keputusan itu.

“Kami menilai ‎ada kesewenang-wenangan dari pemerintah karena pemberian sanksi tanpa dasar hukum yang jelas,” kata Ismail.

Kedua, putusan itu bertentangan dengan prinsip negara hukum. Di mana siapa saja yang dituduh mestilah mendapat kesempatan untuk membela diri. Sementara dalam putusan itu, pemerintah tidak pernah memberi kesempatan kepada HTI untuk mengklarifikasi tuduhan pemerintah.

“Pemerintahlah yang menuduh dan langsung mengambil kesimpulan dan memberi sanksi kepada HTI,” kata dia.

Hingga hari ini, lanjut Ismail, HTI tidak mengetahui apa yang dipersalahkan karena memang juga tidak ada pengadilan. Padahal selama ini HTI dalam melakukan kegiatan selalu sesuai dengan koridor hukum dan prosedur.

“Tidak pernah ada surat teguran atau peringatan yang diterima HTI dari pemerintah atau aparat keamanan baik di Pusat maupun Daerah atas kegiatan tersebut. Artinya HTI tidak pernah dinilai melanggar hukum,” kata dia.

Diharapkan dalam waktu sekitar 2 pekan ada panggilan untuk proses lebih lanjut atas gugatan tersebut. HTI optimis bakal memenangkan gugatan karena putusan pemerintah tersebut sangat sewenang-wenang.‎ Di samping memohon pembatalan putusan pencabutan, kuasa hukum juga memohon penundaan putusan pencabutan status BHP hingga didapat putusan yang berkekuatan hukum tetap. 

“Bila permohonan ini dipenuhi, maka status hukum HTI pulih kembali hingga didapat putusan lain,” tukasnya.

HTI gugat ke PTUN
Salinan dokumen pendaftaran gugatan HTI ke PTUN Jakarta Pusat, ‎Jumat, 13/10/2017 (Foto: Achmad/SERUJI).

(Achmad/SU02)

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...