Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank Syariah di 2016 di atas Bank Konvensional

Jakarta, Seruji.com- Indonesia dengan penduduk mayoritas beragama Islam, dan merupakan komunitas muslim terbesar di dunia, sangat berpotensi dalam pengembangan perbankan syariah. Keuntungannya, antara dunia perbankan dan dunia investasi/ iklim usaha di kalangan umat, saling menyokong, simbiosis mutualis.

Sejak kebangkitan ekonomi syariah di Indonesia pasca era reformasi, pertumbuhan aset dan dana pihak ketiga dari perbankan syariah terus meningkat dan membaik. Pada tahun 2012, total Dana Pihak Ketiga (DPK) seluruh perbankan syariah di Indonesia adalah sebesar Rp 147,5 Triliun, dan meningkat menjadi Rp 183,5 Triliun di 2013, Rp 217,8 Triliun (2014), Rp 231,2 Triliun (2015). Sedangkan di tahun 2016 ini, total DPK Perbankan Syariah sebesar 277,8 Triliun, atau meningkat hingga 20,16%. Persentase peningkatan ini pun mengalami lonjakan yang signifikan, dibanding periode sebelumnya sebesar 6 %.

Peningkatan aset dan DPK ini disebabkan beberapa hal, di antaranya meningkatnya jumlah nasabah Bank Syariah, serta semakin banyaknya konversi bank konvensional menjadi bank syariah. Pada 2016, Bank Aceh, menjadi Bank daerah pertama yang melakukan konversi sistem konvensional menjadi sistem syariah. Pada 2017, yang sudah melakukan kajian dan persiapan di antaranya Bank NTB dan Bank Nagari Sumatera Barat. Dari konversi Bank NTB menjadi syariah, diperkirakan pemindahan valuasi aset ke syariah, sebesar Rp 8 Triliun, dan dari Bank Nagari sebesar Rp 5 Triliun.

BACA JUGA:  Zakat Mal Boleh Digunakan untuk Bantuan Hukum

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam konferensi pers tutup tahun 2016, perbankan syariah pada 2017 bisa back to normal setelah melalui masa yang tidak mudah, terutama dampak dari penurunan ekonomi yang menghantam beberapa sektor tertentu. Untuk menjaga stabilitas industri perbankan syariah, OJK akan terus melakukan serangkaian pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan. Harapannya supaya industri perbankan syariah bisa tumbuh seperti tahun-tahun sebelumnya.


Pada tahun 2017 ini, pertumbuhan DPK dunia Perbankan Syariah menargetkan pertumbuhan sebesar 12-15%. Berbagai stimulus kepada nasabah dan calon nasabah, serta peluncuran produk-produk perbankan dan layanan kemitraan, menjadi daya tarik yang akan semakin digencarkan. Dengan demikian, pertumbuhan investasi/ pembiayaan yang mengandalkan pembiayaan dari bank syariah sebagai katalisatornya akan semakin bertambah jumlah pelaku usaha dan besaran support permodalannya, sehingga sektor industri UMKM yang menjadi salah satu basis market pembiayaan perbankan syariah, akan ikut terkerek pertumbuhannya. (Deny Rahmad)

Sumber Data : https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1077

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

Beberapa penyakit kronis yang diderita sekarang, seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung dan bahkan keganasan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita masukkan ke dalam mulut, atau apa yang kita makan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi