JAKARTA, SERUJI.CO.ID –Â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (11/2/2026) dengan penguatan spektakuler 1,96% atau 159,23 poin ke level 8.290,96. Momentum bullish ini membuat investor bertanya-tanya: apakah rally akan berlanjut hari ini atau justru koreksi menanti?
Rekor Penguatan Dua Hari Beruntun
Dalam dua hari perdagangan terakhir, IHSG mencatat kenaikan kumulatif hampir 260 poin. Penutupan kemarin di 8.290,96 menjadi level tertinggi sejak awal Februari 2026, didorong optimisme pasar yang kembali membaik.
Nilai transaksi mencapai Rp29,75 triliun dengan 544 saham menguat, mencerminkan kepercayaan investor domestik yang solid. Sektor energi memimpin penguatan dengan lonjakan 5,76%, sementara indeks LQ45 turut naik 1,51% ke posisi 841,94.
Prediksi IHSG Hari Ini: Bullish dengan Catatan
Skenario Optimis (70% Probabilitas)
Mayoritas analis memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren positif pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memperkirakan indeks akan menguji level resisten 8.350-8.400.
“Penguatan IHSG didorong laporan keuangan emiten yang solid dan rupiah yang terus menguat terhadap dolar AS. Momentum teknikal masih mendukung kenaikan lanjutan,” ujar Ratna.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, bahkan memberikan target yang lebih ambisius di rentang 8.264-8.440 untuk wave (c) dari wave [x].
Skenario Korektif (30% Probabilitas)
Namun investor perlu waspada terhadap potensi profit taking setelah rally dua hari berturut-turut. Herditya memperingatkan kemungkinan koreksi teknikal ke area 7.922-8.006 untuk membentuk wave (b) dalam pola triangle.
“Kenaikan terlalu cepat bisa memicu aksi ambil untung. Level support kritis ada di 8.214 dan 8.131,” tambah Herditya.
