Bea Cukai Hibahkan 25 Ton Bawang Merah ke Masyarakat

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Kanwil Bea Cukai Aceh dan Kuala Langsa menghibahkan lebih kurang 25 ton bawang merah illegal asal Thailand hasil penindakan pidana penyeludupan pabean di perairan Ujung Aceh Tamiang pada 23 Mei 2018 lalu, kepada masyarakat Kota Langsa dan Aceh Timur, Senin (4/6).

Penyerahan hibah bawang merah tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Bea Cukai Kuala Langsa Muhammad Syuhada di kantor Bea Cukai setempat.

Untuk Aceh Timur bawang hibah diterima oleh Kepala Dinas Koperindag Iskandar, SH, dan untuk Kota Langsa diterima oleh Sekretaris Daerah H. Syahrul Thaeb.

Dalam rilis yang diterima SERUJI, Muhammad Syuhada menyampaikan, total bawang merah yang dihibahkan sebanyak 2.540 karung dan masih layak konsumsi. Masing-masing daerah menerima bawang hibah sebanyak 1.440 karung untuk Kota Langsa dan 1.100 karung untuk Aceh Timur, dengan total perkiraan nilai Rp500 juta.


“Hibah barang bukti bawang merah ini sebelumnya telah dilakukan pengujian laboratorium Karantina Pertanian dan dinyatakan bebas OPTK serta layak konsumsi. Sehingga mendapatkan penetapan hibah dari ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang Nomor : 2/Pen.Pid/2018/PN,” sebut Syuhada.

Dijelaskannya, hibah bawang merah tersebut dilakukan sesuai dengan komitmen dari Bea Cukai Aceh untuk memanfaatkan barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai agar dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu. Sehingga, setelah melakukan tahapan proses hibah, akhirnya Bea Cukai melakukan hibah atas dasar penetapan PN Kualasimpang.

Sekedar diketahui, bahwa bawang merah yang dihibahkan ini merupakan hasil penindakan penyeludupan yang dilakukan oleh KM. Ilham di perairan Aceh Tamiang pada 23 Mei 2018 lalu.

Dimana aksi illegal ini berhasil digagalkan oleh operasi patroli laut Bea Cukai sandi “Jaring Sriwijaya” dan langsung diamankan ke pelabuhan Kuala Langsa sebelum akhirnya dibawa ke gudang karantina Bea Cukai Langsa l. (Syahrial/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.