Ambulans Tak Ada, Pasien Rujukan Meninggal di Perjalanan

BIREUEN, SERUJI.CO.ID – Meninggalnya seorang pasien Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen akibat kelalaian manajemen rumah sakit tersebut membuat Wakil Ketua Komisi C DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar angkat bicara.

“Pelayanan Rumah Sakit dr Fauziah Bireuen mengecewakan,” kata Rusyidi Mukhtar kepada SERUJI di ruang kerja Sekretaris DPRK Bireuen, Jumat (27/10) sore, .

Rusyidi menjelaskan, pada Senin (23/10) lalu, pihak manajemen Rumah Sakit telah merujuk seorang pasien ke Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin. Setelah proses administrasi untuk rujukan selesai, muncul masalah. Pasalnya, sewaktu pasien akan dirujuk ke Banda Aceh, pihak Rumah Sakit dr Fauziah Bireuen mengatakan tidak ada ambulans.

“Karena tidak ada ambulans, keluarga pasien terpaksa memakai jasa rental mobil,” terang Rusyidi.

“Manusia berusaha, Allah yang menentukan. Saat di perjalanan, pasien meninggal dunia,” imbuhnya.

Rusyidi lalu memperlihatkan Surat Rujukan Nomor: 0012R0011017A000236 dari RSU dr Fauziah Bireuen kepada RSU dr Zainoel Abidin. Surat yang ditandatangani oleh Marissa Hayati (BPJS Kesehatan) dikeluarkan untuk pasien JKN peserta BPJS Nomor: 0001902730353, atas nama Nurhabibah, 67.

Surat Rujukan berupa permohonan untuk pemeriksaan lebih lanjut untuk pasien Nurhabibah yang didiagnosa menderita penyakit Malignant neoplasm of soft palate – C051 atau Neoplasma Ganas pada Palate Lunak.

“Keluarga almarhumah Nurhabibah menyampaikan permasalahan ini kepada kami, agar tidak terulang lagi kepada masyarakat Bireuen lainnya.” kata Rusyidi mengakhiri percakapan.

Pihak RSU dr Fauziah Bireuen saat dihubungi SERUJI mengatakan akan menindaklanjuti kasus tersebut.

“Pihak manajemen akan mengadakan rapat untuk membahas permasalahan tersebut,” kata Wakil Direktur RSU dr Fauziah Bireuen, dr Irwan. (Ariejuly/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER