Tumbuhkan Kesenian Lokal, Taman Budaya Jatim Gelar Seni Budaya Magetan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Hari terakhir Gelar Seni Budaya daerah Kabupaten Magetan bertajuk “Mangesti Magetan Kuncara” digelar di Pendapa Taman Budaya Jalan Genteng Kali 85 surabaya.

Memasuki tahun kedelapan, pagelaran bulanan seni budaya ini bertujuan untuk mengenalkan kehidupan kesenian dan potensi kesenian dari masing-masing Kabupaten/Kota se-jatim.

“Jadi event ini kita rancang untuk kesenian itu terus tumbuh di daerah, dengan pola penyajian, itu mulai yang berbasis penekanan pada inovasi dan kreativitas berbasis lokal wisdomnya, terus juga tetap tradisi yang dikemas,” tutur Sukatno Kepala UPT Taman Budaya pada SERUJI, Sabtu (10/2).

Tiap bulan pagelaran seni budaya daerah digelar bergilir untuk tiap Kabupatennya. Acara berlangsung 2 hari, sejak Jumat hingga Sabtu.


“Selama 2 hari dengan penyaji, dengan Kabupaten yang telah sepakat. Ini program Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Jatim, dan ini tahun ke 8, dari tahun 2011. Tiap bulan gantian kabupatennya,” tutur pria asal Trenggalek ini.

Untuk gelar seni budaya kabupaten Magetan kali ini, menampilkan kesenian berformat garapan, yang mana kesenian daerah Magetan dikemas semenarik mungkin sebagai opening ceremony yang membutuhkan waktu 1,5 jam.

“Jadi haus menyajikan yang terbaik, program ini adalah kegiatan unggulan, karena kita ingin menunjukkan potensi kesenian daerah yang setelah digarap bisa menjadi bagus,” katanya.

Hari ini, Sabtu (10/2), kesenian rakyat khas Kabupaten Magetan dipentaskan. Pengunjung bukan cuma sekedar menonton, terutama anak-anak akan difasilitasi coaching clinic seni tari dari para penari yang tampil.

“Kalau siang, kesenian yang ditampilkan kesenian rakyat, kita selalu adakan event dadakan, seperti lomba anak-anak, terus kita lakukan coaching clinic seni tari jaranan pada anak-anak,“ lanjut kakek 3 cucu ini.

Sisi edukasi juga dikedepankan, Sukatno menambahkan, pihak UPT Taman Budaya mengajak dinas-dinas yang menaungi sekolah, untuk mengajak anak-anak berpartisipasi pada proses kesenian dan apresiasi seni

“Ini sisi edukasinya seperti itu, anak-anak dinaikkan, dikasih hadiah, mereka yang hadir juga dari TK kita koordinasi dengan beberapa dinas yang dinaungi sekolah tersebut. jadi anak-anak akan mendengar gamelan, diajak menari,” tambahnya.

Nanti malam, puncak acara akan ditampilkan seni ketoprak, ludruk dan wayang, sekaligus Akhmad Sukardi Sekdaprovjatim akan menutup pagelaran itu.

“Nah untuk nanti malam, pertunjukkan rakyat ada ketorpak, ludruk, wayang apapun seni yang ada di mereka ditampilkan, selama 3 jam. Yang menutup nanti malam, saya sama paksekdaprov,” kata Sukatno. (Luh/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Perluasan Ganjil-Genap Hari Pertama: Pemprov DKI Klaim Polusi Udara Turun

"Semalam Airvisual telah merilis hasil pengukuran mereka, di mana Jakarta yang sebelumnya ada di peringkat satu atau dua kota terpolusi di dunia, semalam saya lihat di rilisnya sudah turun jadi peringkat ke 9," ujar Syafrin

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi