BNPB Turunkan Drone Untuk Memetakan Longsor Ponorogo

0
101
Alat Berat bekerja mengangkat timbunan longsor

PONOROGO – Memasuki hari ke tiga, longsor yang melanda Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kec. Pulung Kab. Ponorogo pada Sabtu (1/4) menyebabkan setidaknya 4 RT terdampak. Besarnya area longsor berdampak juga pada banyaknya rumah yang mengalami kerusakan. Untuk melihat longsoran secara detail tim dari BNPB, PVMBG dan BIG menurunkan drone/pesawat tanpa awak guna melakukan pemetaan.

Hasil dari pemetaan ini nantinya digunakan untuk menjelaskan lebih detail mengenai luas dan dampak longsoran.

“Pada sisi yang lain, dengan menggunakan drone dapat dilihat secara langsung kemungkinan ada titik-titik lainnya yang berpotensi longsor susulan,” tulis BNPB dalam keterangan tertulis, hari ini, Senin (3/4) di Jakarta.

Hingga saat ini Senin (3/4), upaya pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan oleh tim gabungan dari BNPB, BPBD,Basarnas, TNI, Polri dan relawan. Guna mengoptimalkan pencarian, sebanyak 7 (tujuh) alat berat dikerahkan yang terbagi ke dalam 3 zona yaitu 3 di atas, 2 di tengah dan  2 di bagian bawah. Pihak kepolisian juga menerjunkan anjing pelacak untuk mendeteksi titik-titik yang kemungkinan ada korban tertimbun. Sejauh ini pencarian belum membuahkan hasil.

Berdasarkan laporan dari BPBD Ponorogo jumlah korban meninggal yang telah ditemukan sejauh ini 2 orang dan 26 lainnya masih hilang. Pengungsi hingga sekarang di tampung di rumah kepala desa dan beberapa di rumah sanak saudara mereka. Medan yang berat dan ketidakadaan sinyal komunikasi cukup menyulitkan para relawan untuk melakukan komunikasi di lapangan. Kendala lain yang dijumpai adalah cuaca yang kurang bersahat, dimana menjelang siang hujan turun sehingga proses pencarian dihentikan demi keselamatan.

Pemerintah Kabupaten  Ponorogo telah menetapkan status tanggap darurat selama  14 hari. Pemda juga mengkaji kemungkinan akan melakukan relokasi terhadap masayarakat terdampak ke tempat yang lebih aman.

EDITOR:Iwan Setiadi

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU