Direktur PD Pontren Kemenag RI Serahkan SK Izin Pendirian Ma’had Aly TBS

0
92
Penyerahan SK Ma'had Aly TBS oleh Direktur PD Pontren Kemenag RI kepada Direktur Ma'had Aly TBS, Dr. Ahmad Faiz disaksikan KH. Choirozyad TA.

KUDUS, SERUJI.CO.ID – Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Dr. Ahmad Zayadi M.Pd menyerahkan secara resmi Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 972 Tahun 2018 Tentang Izin Pendirian Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus.

Penyerahan SK Izin Pendirian Ma’had Aly TBS itu dihadiri oleh para kiai dan ratusan santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Kudus, Sabtu (7/4).

Para kiai yang hadir pada kesempatan itu, di antaranya KH. Choirozyad TA., KH. M. Ulil Albab Arwani, KH. Hasan Fauzi, dan KH. M. Arifin Fanani.

Sejumlah intelektual dan tokoh penting juga nampak hadir dalam acara yang dirangkai dengan Halaqah Falakiyah Nusantara tersebut. Mereka antara lain mantan Dirjen Bimas Kemenag RI, Prof. Dr. Abdul Djamil MA., direktur Pascasarjana UIN Walisongo Prof. Dr. Ahmad Rofiq MA., dan ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia Dr. Ahmad Izzuddin M.Ag..

Nampak juga pada kesempatan itu, Kebid PD Pontren Kemenag Jateng Drs. Ahyani M.Si mewakili kepala Kemenag Jateng Drs. H. Farhani SH. MM., kepala Kemenag Kabupaten Kudus Drs. Noor Badi MM., dan mantan anggota DPRD Jateng H. Istajib.

Dalam sambutannya usai menyerahkan SK, Dr. Ahmad Zayadi menyampaikan, bahwa Ma’had Aly adalah layanan pendidikan tinggi keagamaan berbasis pesantren, sebagai respons atas berbagai perkembangan yang ada.

“Ma’had Aly TBS dengan Program Studi (Prodi) Ilmu Falak, ini adalah Ma’had Aly ke-27 di Indonesia,” ujarnya di hadapan para kiai dan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Kudus itu, Sabtu (7/4).

Dia mengemukakan, Ma’had Aly hanya boleh membuka satu Prodi atau takhashush.

“Posisi Ma’had Aly adalah menjadi pusat kajian. Karena Ma’had Aly TBS ini Prodinya adalah Ilmu Falak, tentu akan berbeda dengan Falak yang ada di UIN/ IAIN, karena Ma’had Aly basisnya adalah kitab salaf,” tuturnya.

Penandatanganan SK

Prof. Abdul Djamil menyampaikan, bahwa Prodi Ilmu Falak sangat tepat untuk Ma’had Aly TBS, melihat silsilah dan regenerasi kajian falak di Madrasah TBS. Salah satu ahli falak TBS yang masyhur adalah Mbah Tur (KH. Turaichan Adjhuri-Red).

“Siapa yang tidak kenal Mbah Tur? Setiap warga Nahdlatul Ulama (NU), pasti kenal Mbah Tur dengan Almanak Menaranya yang terkenal. Kalender Menara Kudus itu fenomenal karena jasa ilmu falak,” paparnya.

Djamil pun mengisahkan, kesukaannya terhadap Kalender Menara adalah membaca penjelasan-penjelasan yang ada di bagian akhir.

“Di bagian akhir Kalender Menara itu ada penjelasan hari pasaran dan ada keterangan tentang waktu atau hari untuk meluruskan arah kiblat,” terangnya.

Ratusan santri hadir menyaksikan penyerahan SK.

Prof. Rofiq mengapresiasi dan menyambut baik berdirinya Ma’had Aly TBS dengan Prodi Ilmu Falak. Ia berpesan, supaya Ma’had Aly TBS nantinya bisa menjalin kemitraan dan bersinergi dengan banyak pihak.

“Keberadaab Ma’had Aly TBS akan diakui masyarakat jika rajin menjalin kemitraan dan kerja sama. Selain itu, Ma’had Aly TBS mesti melakukan kajian-kajian kontemporer seiring dengan perkembangan teknologi yang ada,” tuturnya.

Sedang Dr. Ahmad Izzudin menilai, tepat pembukaan Prodi Ilmu Falak bagi Ma’had Aly TBS.

“Di Pantura ini, kalender tidak diakui kalau tidak kalender (almanak) Menara Kudus,” tegasnya.

Sebagaimana dipahami oleh masyarakat luas, Almanak Menara Kudus karya Mbah Tur (pakar falak madrasah TBS pada masanya).

“Saatnya almanak Menara Kudus bangkit, apalagi ada Pak Sirril Wafa (pakar falak UIN Syarif Hidayatullah yang tak lain putra Mbah Tur dan alumni Madrasah TBS-Red). Dan kajian falak di Ma’had Aly TBS, nantinya harus berbasis observasi,” ujarnya memotivasi.

(ARif R/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...