Warga Jakarta Butuh Pemimpin yang Berpihak Kepada yang Lemah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jika tidak ada aral melintang, dalam hitungan hari, tepatnya 16 Oktober 2017, Presiden akan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan dan kehadiran pemimpin baru di Jakarta ini diharapkan memompa semangat warga Jakarta untuk kerja bersama pemimpin baru mewujudkan Jakarta menjadi kota yang lebih baik dan manusiawi.

Senator Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, bahwa Kota Jakarta adalah sebuah paradoks karena walaupun kota ini adalah penggerak ekonomi nasional, tetapi ketimpangan terbesar terutama ekonomi dan taraf hidup juga terjadi di kota ini. Untuk memperkecil ketimpangan itu dibutuhkan pemimpin yang berpihak kepada mereka yang lemah dan menurut Fahira, komitmen ini ada di kepemimpinan Anies-Sandi nanti.

“Ketimpangan di Jakarta ini persoalan serius dan harus segera ditangani. Caranya, pemimpin harus berpihak kepada mereka yang lemah dan terpinggirkan dengan membuka akses yang luas kepada mereka untuk menjangkau berbagai sumber daya yang dapat menopang kehidupan, sehingga secara bertahap, warga Jakarta yang lemah dan terpinggirkan ini membebaskan diri dari kemiskinan. Sebagai senator saya akan all out mendukung Anies-Sandi mewujudkan ini,” ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/10).

Selain soal ketimpangan, lanjut Fahira, kompleksitasnya persoalan dan masalah Kota Jakarta yang begitu berat, beragam dan rumit, akan menjadi tantangan tersendiri bagi Anies-Sandi.

“Namun, jika mencermati formulasi partisipasi dan kolaborasi warga yang ditawarkan pasangan ini saat kampanye, kompleksitas masalah di Jakarta mudah-mudahan akan terurai dengan baik,” ujar Senator asal Jakarta ini.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close