Libya Tingkatkan Langkah Pengamanan di Benghazi

TRIPOLI, SERUJI.CO.ID – Pemerintah yang berpusat di Libya Timur pada Ahad (11/2) mengatakan telah mensahkan satu paket langkah pengamanan guna menanggulangi ancaman teror di Kota Benghazi di Libya Timur.

Pemerintah sementara tersebut mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa pemimpin keamanan dan kabinet Benghazi telah memperketat langkah pengamanan guna mencegah ancaman teror di kota itu, setelah satu pertemuan darurat diselenggarakan dengan Perdana Menteri Abdullah Ath-Thanni.

“Kemenangan Angkatan Bersenjata dan tentara yang mendukung mereka di kota Benghazi hanya akan bernilai jika keamanan dicapai melakukan langkah keamanan,” kata Ath-Thanni.

“Musuh menggunakan metode bunuh diri untuk merusak kestabilan keamanan di kota ini,” kata pernyataan tersebut.

Pemerintah mengeluarkan instruksi untuk memasang kamera dan sistem pemantauan untuk masjid di kota itu dan menghubungkannya dengan Kamar Keamanan Utama Kementerian Dalam Negeri.

BACA JUGA: PBB Kutuk Pemboman Masjid di Benghazi, Libya

Langkah tersebut meliputi pasokan empat kendaraan pendeteksi ledakan dengan nilai 12 juta dolar AS, serta pemasangan 700 kamera di kota itu dan sistem pemisah komunikasi di masjid.

Para pejabat, selama pertemuan tersebut, sepakat untuk meningkatkan pasukan polisi dan mengaktifkan pasukan infantri, serta menggunakan anjing polisi. (Ant/SU03)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER