Blokir Telegram Karena Dipakai Teroris, Fadli Zon: Harusnya Penjualan Panci Juga Dilarang

JAKARTA – Keputusan pemerintah memblokir aplikasi kirim pesan Telegram pada Jumat (14/7) kemarin, dengan alasan Telegram berdasarkan alasan dan bukti yang kuat telah disalahgunakan untuk menyebarkan ajaran radikal yang mengarah pada terorisme, mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon, menyindir alasan pemerintah memblokir Telegram tersebut dan menganggap tindakan pemerintah paranoid.

“Telegram dilarang karena dipakai teroris, harusnya penjualan panci juga dilarang dong? #rezimparanoid,” kata Fadli melalui akun twitternya @Fadlizon, Jumat (14/7).

Sebagaimana diketahui, belakangan Polisi menemukan di beberapa kejadian ledakan yang diduga dilakukan teroris, menggunakan Panci sebagai bagian untuk membuat bom.

Keputusan pemerintah menutup akses Telegram ini juga dikecam Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang menganggap sebagai tindakan frustasi.

“Memblokir telegram itu tindakan frustasi, tidak punya perasaan dan layak diganti,” kata politisi yang akrab disapa Cak Imin di akun twitternya @cakiminPKB, Jumat (14/7) malam.

Sampai berita ini diturunkan warganet masih ramai membicarakan tindakan pemerintah yang dianggap tidak tepat ini. (Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER