Akhirnya DJP Minta Maaf Terkait Leaflet ‘Yesus Juga Bayar Pajak’

0
433
Yesus Juga Bayar Pajak
Contoh leaflet 'Yesus Juga Bayar Pajak, Jakarta, Rabu (11/10). (sumber foto, Instagram)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktorat Jenderal Pajak akhirnya meminta maaf atas leaflet ‘Yesus Juga Bayar Pajak’ yang diterbitkan‎nya. Karena, di dalam leaflet tersebut mengandung unsur yang sangat sensitif dan berpotensi menyinggung suatu agama tertentu.

Di dalam leaflet sosialisasi pajak tersebut tertulis ‘Yesus juga bayar pajak’. Tidak hanya itu, leaflet tersebut juga mencantumkan sebuah ayat dalam kitab Injil yang berisi tentang kewajiban membayar pajak dan cukai.

“DJP menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pihak yang merasa kurang nyaman dengan beredarnya leaflet tersebut,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) ‎Hestu Yoga Saksama dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI, di Jakarta, Rabu (11/10).

Loading...

Hestu menjelaskan, dalam mensosialisasikan pajak, DJP memanfaatkan berbagai sarana dan berusaha menjangkau sebanyak mungkin kalangan masyarakat, termasuk umat beragama. Salah satunya dengan membuat materi berupa leaflet sosialisasi pajak dari perspektif agama yang diakui di Indonesia.

Leaflet “Yesus juga membayar pajak” adalah dari perspektif agama Kristen. DJP juga membuat leaflet sosialisasi pajak dari perspektif agama Islam, Hindu, Buddha dan Khonghucu.

“Materi-materi leaflet tersebut sudah ada sejak awal tahun 2017, dan telah banyak diedarkan pada saat sosialisasi Tax Amnesty,” kata Hestu.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama