Suporter The Jak Mania Bawa Serta Keluarga Saksikan Laga Persija Lawan Persib

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sejumlah suporter sepakbola The Jak Mania membawa keluarganya untuk menyaksikan laga pertandingan Persija-Persib karena percaya dengan situasi aman.

“Saya bawa anak dan istri karena merasa aman, biasanya saya nonton sendiri atau bareng-bareng dengan teman,” ujar salah satu suporter The Jak Mania, warga Pesing Jakarta Barat, Renal (37), dilansir dari Antara, di Jakarta, Rabu (10/7).

Menurutnya, citra buruk suporter sepakbola Indonesia juga sudah mulai berkurang sehingga kini stadion bukanlah tempat yang angker untuk dikunjungi wanita dan anak-anak.

“Mengajak keluarga menyaksikan sepakbola juga sebagai bentuk penilaian bahwa suporter The Jak damai,” katanya.

Ia mengharapkan perdamaian menjadi harga mati bagi sepak bola Indonesia agar meningkat kualitasnya.

Ia menambahkan sepanjang perjalanan dari rumahnya yang berlokasi di daerah Pesing, Jakarta Barat juga tidak khawatir terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

“Perjalanan dari rumah dengan motor tadi lancar dan aman,” ucanya.

Dalam pertandingan laga Persija-Persib itu, dijaga oleh sekitar 12.000 personil petugas keamanan gabungan Polri-TNI yang tersebar di seluruh kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tuan rumah Persija Jakarta bermain imbang menghadapi tamunya Persib Bandung dengan skor 1-1 dalam lanjutan pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2019.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Krisis Akal Budi

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER