Warga Seruji pada 9 Februari 2018 lalu memuat opini menarik tentang Valentine dan maraknya kasus perzinahan di kalangan anak muda.

Disebutkan pada tataran global fenomena maraknya seks bebas salah satu pemicu penyakit HIV. Makna kasih sayang yang suci kini dibelokkan oleh godaan setan sehingga banyak yang terjebak sebagai hamba syahwat.

Disinilah perlunya kembali merubah pola pikir fundamental.

Karena kasih sayang tertinggi seharusnya dipersembahkan untuk Yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih.

Cinta yang paling agung adalah kecintaan pada Yang Maha Agung.
Kasih sayang yang paling mulia adalah bersumber dari Yang Maha Mulia.
Alangkah mulianya jika pada hari kasih sayang justru mempersembahkan sesuatu yang mulia sebagai bukti kasih sayang kepada Yang Maha Mulia?
Nah bukti persembahan ini disebut sebagai Wakaf.

Bukti cinta tertinggi kepada Allah adalah memisahkan sebagian yang kita miliki untuk “dikembalikan” kepada Nya. Karena pada hakikatnya semua kekayaan yang kita miliki adalah bukan milik kita.

Bahkan jiwa, raga, harta, tenaga, nafas dan waktu yang kita miliki adalah pemberian Nya.
Dan semua pemberian Nya patut kita syukuri. Wakaf adalah bentuk syukur yang tertinggi insha Allah.

Memang tidak semudah membalikkan tangan agar kalangan muda sejak dini terlibat Wakaf. Namun gerakan hari kasih sayang adalah hari nasional berwakaf bisa sebagai awal literasi Wakaf bagi “kids zaman now”.

Warga Seruji pernah menulis bahwa Generasi FoMo (Feat of Missing out) yakni kalangan millenials berpotensi besar jika dilibatkan dalam kampanye atau literasi Wakaf.

Generasi FoMo inilah yang disinyalir mayoritas mereka merayakan hari kasih sayang. Kunci sukses memajukan Wakaf diawali dengan Literasi Wakaf. Perubahan hari kasih sayang sebagai hari Wakaf Nasional bisa menjadi alternatif jalan panjang perubahan paradigma (shifting paradigm) bagi millenials.

Nah.. setujukah Pembaca jika tanggal 14 Februari sebagai hari Wakaf Nasional?

*Penulis adalah Pengurus BWI (Badan Wakaf Indonesia) 2017-2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama