Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD

SERUJI.CO.ID – Melihat Anak yang gemuk, gendut, bongsor atau apapun istilahnya untuk menunjukkan berat yang berlebihan masih mengundang decak kagum sebagian besar kita. Pipi yang tembem, perut yang buncit membuat kebanyakan kita tergoda untuk mengelitik dan mencubitnya.

Dan, secara kasat mata, sekarang anak-anak dan remaia yang gembrot mudah kita lihat. Coba saja main ke Mall, ke sekolah, atau ke tempat-tempat umum yang lain, atau bahkan amati saja keluarga, anak tetangga kita,akan banyak kita temukan anak dan remaja yang gendut ini. Pernah Saya iseng menghitung jumlah anak-anak yang gendut ini waktu ada karnaval di sebuah kota kecil. Dari setiap 10 anak, Saya lihat 1-2 orang diantaranya kelihatan gemuk.

Saya tidak tahu persisnya berapa prevalensi anak gemuk, overweight atau obese di Indonesia. Tapi, menurut beberapa penelitian dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi kenaikan prevalensi anak-remaja gemuk tidak hanya di negara maju, tetapi juga di negara berkembang. Di Amerika Serikat dan Canada misalnya, lebih dari 30 % anak dan remaja di bawah umur 19 tahun adalah overweight atau obese. Dengan kata lain 1 dari 3 anak dan remaja anatara usia 2-19 tahun gemuk. Dan, semakin lama kecendrungan ini semakin meningkat

Lalu, anak yang gemuk, walau masih banyak orang tua yang merasa senang, dan juga mungkin bangga mempunyai anak yang demikian, dan sangat susah melihat anak yang agak kurus, ternyata, menurut penelitian tumpukan lemak di perut mereka yang buncit itu bukannya tanpa masalah. Banyak akibat buruk yang disebabkan oleh lemak di perut yang buncit itu, yang mempengaruhi kesehatan mereka baik fisik, mental, dan sosial. Bahkan, akibat buruk itu tidak hanya dirasakan pada saat sekarang, tetapi juga setelah mereka dewasa.

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...