Upah minimum di negara itu jatuh ke tingkat yang senilai dengan satu atau dua dolar per bulan di tengah inflasi sangat buruk serta keterbatasan barang-barang kebutuhan dasar.
Presiden Nicolas Maduro sedang berupaya untuk terpilih kembali dalam pemilihan pada 22 April. Ia kemungkinan akan menang dalam pemilihan itu mengingat kalangan oposisi telah memboikot pemilihan umum tersebut, yang mereka anggap curang dan tidak sah.
Pihak berwenang Venezuela tidak memberikan tanggapan atas permintaan untuk berkomentar. (Ant/SU03)
