💊 Awal Mula Penyakit: Dari Hilang Suara Hingga Divonis Kanker Ginjal Stadium 3
Perjalanan penyakit Vidi dimulai pada Oktober 2019, ketika ia menjalani pemeriksaan THT karena mengalami kehilangan suara secara tiba-tiba. Dari pemeriksaan itulah dokter menemukan tekanan darahnya sangat tinggi — sesuatu yang tidak biasa karena tidak ada riwayat hipertensi dalam keluarga. Vidi kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan secara menyeluruh di Singapura, termasuk USG dan CT scan.
Hasil pemeriksaan mengejutkan. “Kemarin itu tiba-tiba gua dapat telepon dari dokter Singapura, dia langsung bilang ini ginjal kiri gue ada sebuah benjolan sebesar 5 cm, kayaknya itu tumor, tetapi belum tentu juga jadi aku harus cek lagi,” cerita Vidi kala itu.
PET scan kemudian memastikan bahwa tumor tersebut adalah kanker ginjal stadium 3. Pada tahun yang sama, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal kirinya di Singapura. Ia pun resmi mengumumkan kondisinya kepada publik pada Desember 2019.
Meskipun operasi berjalan, perjuangan Vidi tidak berakhir di sana. Ia harus menjalani berbagai perawatan lanjutan termasuk kemoterapi dan terapi rutin selama bertahun-tahun berikutnya. Pada 2023, kondisinya kembali mengkhawatirkan setelah sel kanker diketahui sudah bermetastasis — menyebar ke bagian tubuh lain.
Pada September 2025, Vidi berbagi di Instagram bahwa efek samping obat kemoterapi yang ia konsumsi membuat kulitnya semakin pucat. Dengan humor khasnya, ia sempat berseloroh bahwa warna kulitnya menyerupai karakter Edward Cullen dari film Twilight.
Memasuki akhir 2025, kondisi Vidi semakin berat. Pada November 2025, ia mengumumkan keputusannya untuk hiatus dari dunia hiburan, fokus pada pemulihan, sekaligus menyiapkan album baru yang ia rencanakan rilis di tahun 2026.
“Jujur, masih berat rasanya untuk memproses tahun 2025 ini,” tulisnya di Instagram. Namun takdir berkata lain — album yang ia impikan itu tidak sempat terwujud. Vidi berpulang pada 7 Maret 2026, meninggalkan lagu-lagu yang akan selamanya hidup di hati para penggemarnya.
