Tenar dengan image warna-warna pastel, kali ini Si.Se.Sa. berani tampil beda dengan koleksi busana syar’i heritage dipadu warna-warna solid dan dark colour. Si.Se.Sa. sendiri yang merupakan second line dari designer senior Merry Pramono yang memproduksi dengan busana syar’i ready to wear yang deluxe.

Menurut Zaldy Aditya, PR dan Marcom Si.Se.Sa., pada awal tahun 2017 Si.Se.Sa. telah sukses menampilkan koleksi “The Tranquil Affluence” di event Indonesia Fashion Week di Jakarta Convention Center. Karena kesuksesan itu pula yang membuat Si.Se.Sa. kembali hadir dalam perhelatan fashion terbesar Surabaya Fashiond Trend 2017 (5/3) di atrium mall Ciputra World Surabaya.

“Kami mengangkat tema The Tranquil Affluence yang terinspirasi dari harta yang tidak ternilai penuh dengan energi yang kokoh dan sentosa. Harta yang tidak ternilai atau warisan tersebut memberikan energi positif dan kedamaian yang terwakili oleh batik peninggalan jaman dahulu, kebanggaan bangsa Indonesia,” ujar Zaldy dalam pers releasenya.

Sedangkan Merry Pramono sendiri mengatakan bahwa batik yang dipilih dalam rancangan batik kudus karena punya motif yang khas. “Saya suka batik kudus karena motif bunga-bunga abstraknya yang indah,” ujarnya.

Merry juga mengatakan batik merupakan mahakarya agung yang tumbuh berkembang dengan berbagai macam corak dan warna sesuai corak kedaerahannya masing-masing. Pun, sejarah batik sebagai karya agung bangsa Indonesia pernah mengalami periode yang suram dimana bangsa lain melakukan berbagai upaya plagiat, bahkan mencoba untuk meng-klaim dan mencari legitimasi pengakuan bahwa batik adalah seolah-olah karya mereka.

Demikian magis dan sakralnya itulah yang kemudian menginspirasi Merry untuk memadukan batik dengan warna-warna solid seperti navy blue, nude, dan, pine green. Hal ini tentu berbeda dengan image Si.Se.Sa. dengan warna-warna pastel.

“Warna-warna ini memberikan cirri khas bagi muslimah lebih tegas dan dinamis dan bersemangat,” katanya.

Dalam 10 koleksi terbarunya, Si.Se.Sa menyajikan satu set terdiri atas dress dan Khimar. Siluet dress selalu flare dan clock, supaya tidak membentuk tubuh. Khimar yang selalu menjadi signature style Si.Se.Sa. adalah kerudung panjang menutupi dada dan bokong, tetapi tetap mempunyai style dan original. “Imbuhan Swarovski pada dress dan khimar akan menambah aura kecantikan seorang wanita, tanpa harus menggunakan aksesoris seperti kalung maupun gelang,” pungkas Merry.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR: Pemerintah Awasi Peredaran Uang Jelang Pilkada

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah terus mengawasi peredaran uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dan lebaran, karena dikhawatirkan...
tewas

Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Upaya pencarian Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra di perairan Sei Berombang, Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, membuahkan hasil. Namun tim gabungan...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pembawa 20 Kilogram Ganja

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat polisi Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20 kilogram ganja dari Aceh dengan tujuan hendak dipasarkan di Kota...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pelaku Pembawa Bungkusan Berisi Sabu-Sabu

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat satuan Kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus dan mengamankan tersangka yang kedapatan membawa satu bungkusan besar sabu-sabu dari dalam bus...

BI Nilai Ekonomi Nasional Tetap Solid

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Bank Indonesia menilai bahwa perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik. "Domestik baik, didukung investasi dalam...
loading...