Manfaat Buah Alpukat Untuk Anak-Anak

Mengenalkan rasa manis pada anak bisa dimulai dengan buah alpukat.

SERUJI.CO.ID – Tak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, buah alpukat juga cukup digemari oleh bunda dalam memberi nutrisi tambahan untuk buat hati mereka.

Pada dasarnya buah alpukat bisa dikonsumsi oleh segala jenis usia, termasuk anak-anak. Ini karena buah alpukat mengandung sumber lemak tak jenuh, yang baik untuk menambah fungsi otak anak di masa pertumbuhan.

Selain itu, kandungan dari buah berdaging tebal ini, dapat mencegah infeksi pada anak. Setiap 100 gram alpukat, terdapat 1% vitamin A yang bagus untuk ketajaman pandang mata. Kandungan vitamin E dalam alpukat juga bagus untuk memperkuat daya ingat anak dan vitamin C bagus untuk menjaga kesehatan kulit anak.

 

Dilansir dari hellosehat.com, sekitar 25 hingga 30 persen kalori anak berasal dari lemak tak jenuh.

Alpukat juga mengandung mineral meliputi kalsium, kalium, magnesium, natrium, zat besi, fosfor dan zinc, yang dapat bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak. Zat besi bertugas untuk mencegah anak dari anemia.

Bunda dapat memberikan alpukat pada anak semenjak anak sudah menjalani program MPASI. Tekstur buah yang lembut, biasanya sangat disukai bayi. Apalagi rasanya yang manis untuk ukuran bayi, membuat buah hati bisa mulai mengenal rasa dari makanan.

Anda bisa menghaluskan 2 buah alpukat ukuran sedang, untuk diberikan pada buah hati berusia 7 hingga 11 bulan. Alpukat yang sudah dilembutkan ini mengandung 436 kalori dan 14 gram.

Sedangkan kebutuhan kalori anak adalah sebesar 725 kalori. Artinya semangkuk alpukat yang diberikan pada anak, sudah memenuhi setengah kebutuhan kalori dan lemak harian pada anak. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.