Tidak Saja Bangun Tol Darat dan Laut, KH Ma’ruf Klaim Jokowi Juga Bangun “Tol Langit”

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa Presiden Jokowi selama pemerintahannya tidak saja membangun infrastruktur berupa tol di darat dan tol di laut, tapi juga telah membangun ‘tol langit’.

‘Tol langit’ yang dimaksud KH Ma’ruf adalah infrastruktur dalam mengembangkan kecepatan internet untuk memacu kemajuan digital di Indonesia.

“Tidak saja membangun tol darat dan tol laut, tapi juga ‘tol langit’, itu lho yang buat internet, bisa digital, yang saya menyebutnya ‘tol langit’,” kata KH Ma’ruf kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (24/2).

Menurut KH Ma’ruf, keberadaan ‘tol langit’ tersebut akan mempercepat kemajuan digital di Indonesia, dan membantu pertumbuhan startup menjadi unicorn-unicorn baru di Indonesia.

“Insya Allah ke depan lahir juga perusahaan startup yang tumbuh besar jadi unicorn baru, karena ada digitalisasi tersedia infrastrukturnya,” ujarnya.

Dengan pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan Jokowi tersebut, KH Ma’ruf menilai Indonesia tidak akan bubar.

“Nah itu yang ingin membuat Indonesia maju. Kok malah dibilang bubar. Tidak mungkin bubar kalau Presiden Jokowi Insyaallah bukan bubar, tapi maju,” ujarnya mengutip istilah yang sempat disampaikan capres nomor urut 02, Prabowo beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, istilah unicorn ini sempat jadi perbincangan karena menjadi pertanyaan capres nomor urut 01, Jokowi kepada Prabowo dalam Debat Capres pada Ahad, 17 Februari silam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.