Saham BBNI: RUPST Hari Ini! Siap Umumkan Dividen Buku 2025 & Buyback Baru Rp905 M — Saatnya Masuk?

SERUJI.CO.ID – Di tengah tekanan IHSG yang masih bergejolak di awal 2026, ada satu saham BUMN perbankan yang justru tengah penuh dengan kejutan: BBNI. Bank yang ulang tahunnya sama dengan usia Republik Indonesia ini baru saja menutup 2025 dengan kredit tumbuh agresif 15,9%, CASA melonjak 28,9%, dan NPL terus membaik — meski laba bersih terkoreksi ke Rp20,04 triliun karena strategi penebalan cadangan.

Di saat bersamaan, rencana buyback baru Rp905,48 miliar siap diputuskan di RUPST 9 Maret 2026, pembagian dividen tahun buku 2025, dan per 21 April 2026 layanan Internet Banking-nya resmi dipensiunkan digantikan super app wondr by BNI. Satu bank, banyak cerita besar — terjadi hampir bersamaan.

Lalu, apakah saham BBNI saat ini layak dikoleksi?

🏦 Profil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah bank BUMN tertua di Indonesia, berdiri pada 5 Juli 1946 — hanya setahun setelah kemerdekaan. BNI menjadi bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, awalnya berfungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi. Kini, BNI telah bertransformasi menjadi bank umum nasional dengan jaringan yang membentang dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga ke mancanegara.

BNI menempati posisi sebagai bank nasional terbesar keempat di Indonesia berdasarkan total aset, total kredit, dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Per Desember 2025, total kredit BNI tercatat Rp899,53 triliun, tumbuh 15,9% YoY, dengan DPK Rp1.040,83 triliun.

Jaringan layanannya mencakup 1.766 outlet domestik ditambah kantor cabang luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong, Singapura, Osaka, dan Sydney. Kantor pusat beralamat di Grha BNI, Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta Selatan 10220. BNI didukung lebih dari 27.700 karyawan dan sahamnya tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia sejak 25 November 1996 dengan kode BBNI.

🏗️ Struktur Anak Perusahaan BBNI

Untuk mendukung layanan keuangan yang komprehensif, BNI didukung sejumlah entitas anak yang bergerak di berbagai lini bisnis keuangan, antara lain: BNI Multifinance (pembiayaan), BNI Sekuritas (pasar modal), BNI Life Insurance (asuransi jiwa), BNI Ventures (modal ventura), BNI Remittance (pengiriman uang), dan hi-bank (digital banking untuk segmen milenial).

Ekosistem anak usaha ini menjadikan BNI sebagai grup keuangan yang mampu melayani kebutuhan nasabah secara end-to-end, mulai dari perbankan ritel, korporasi, hingga investasi dan asuransi.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER